Fakultas Psikologi, Universitas Diponegoro, Indonesia
BibTex Citation Data :
@article{EMPATI20151, author = {Ida Rahmawati and Dinie Desiningrum}, title = {PENGALAMAN MENJADI MUALAF: SEBUAH INTERPRETATIVE PHENOMENOLOGICAL ANALYSIS}, journal = {Jurnal EMPATI}, volume = {7}, number = {1}, year = {2020}, keywords = {mualaf; pengalaman konversi; pengaruh konversi agama; proses mualaf;}, abstract = { Melakukan konversi agama bukanlah hal mudah karena terkait dengan perubahan identitas, perubahan tata nilai, perilaku serta dapat berpengaruh pada kehidupan sosial yang menjalaninya. Penelitian ini bertujuan untuk memahami proses melakukan konversi agama dan pengaruh konversi agama terhadap kehidupan seseorang yang melakukannya. Subjek yang melakukan konversi agama dikhususkan dalam penelitian ini ialah seseorang yang berpindah agama dari non Islam masuk kedalam agama Islam atau yang sering disebut dengan mualaf. Metode penelitian yang digunakan ialah fenomenologis dengan teknik analisa Intrepetative Phenomenological Analysis (IPA). Teknik ini dipilih karena memiliki prosedur analisis data yang rinci dan sesuai untuk menjawab pertanyaan peneliti. Subjek yang terlibat dalam penelitian ini adalah tiga orang mualaf yang berdomisili di Kota Semarang. Penemuan ketiga subjek diperoleh menggunakan sampling purposive . Berdasarkan hasil riset ini peneliti menemukan tiga tema utama, (1) proses berpindah agama, (2) manifestasi menjalani kehidupan sebagai mualaf, (3) Upaya mengembangkan diri. Penelitian ini sampai pada kesimpulan bahwa tindakan konversi agama melibatkan beberapa proses; yaitu kognitif, sosial dan psikologis. Pengalaman konversi agama pada mualaf memberikan pengaruh pada keinginan meningkatkan kualitas keimanan, serta perubahan diri dalam sikap dan perilaku beragama dalam kehidupan. Hal ini dapat dilihat dari motivasi, pengalaman positif yang muncul dari menjalankan keyakinan, komitmen mualaf terhadap keputusannya. }, issn = {2829-1859}, pages = {92--105} doi = {10.14710/empati.2018.20151}, url = {https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/empati/article/view/20151} }
Refworks Citation Data :
Melakukan konversi agama bukanlah hal mudah karena terkait dengan perubahan identitas, perubahan tata nilai, perilaku serta dapat berpengaruh pada kehidupan sosial yang menjalaninya. Penelitian ini bertujuan untuk memahami proses melakukan konversi agama dan pengaruh konversi agama terhadap kehidupan seseorang yang melakukannya. Subjek yang melakukan konversi agama dikhususkan dalam penelitian ini ialah seseorang yang berpindah agama dari non Islam masuk kedalam agama Islam atau yang sering disebut dengan mualaf. Metode penelitian yang digunakan ialah fenomenologis dengan teknik analisa Intrepetative Phenomenological Analysis (IPA). Teknik ini dipilih karena memiliki prosedur analisis data yang rinci dan sesuai untuk menjawab pertanyaan peneliti. Subjek yang terlibat dalam penelitian ini adalah tiga orang mualaf yang berdomisili di Kota Semarang. Penemuan ketiga subjek diperoleh menggunakan sampling purposive. Berdasarkan hasil riset ini peneliti menemukan tiga tema utama, (1) proses berpindah agama, (2) manifestasi menjalani kehidupan sebagai mualaf, (3) Upaya mengembangkan diri. Penelitian ini sampai pada kesimpulan bahwa tindakan konversi agama melibatkan beberapa proses; yaitu kognitif, sosial dan psikologis. Pengalaman konversi agama pada mualaf memberikan pengaruh pada keinginan meningkatkan kualitas keimanan, serta perubahan diri dalam sikap dan perilaku beragama dalam kehidupan. Hal ini dapat dilihat dari motivasi, pengalaman positif yang muncul dari menjalankan keyakinan, komitmen mualaf terhadap keputusannya.
Article Metrics:
Last update:
The authors who publish in the Jurnal Empati retain full copyright ownership (Copyright@Author) of their work. In keeping with the journal’s commitment to open access, all articles are published under the terms of the Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-NC-SA 4.0).
Jurnal EMPATI published by Faculty of Psychology, Diponegoro University