Fakultas Psikologi, Universitas Diponegoro, Indonesia
BibTex Citation Data :
@article{EMPATI20145, author = {Nur Fitriani and Imam Setyawan}, title = {HIDUP HANYA SEKALI, HIDUPLAH YANG BERARTI Sebuah Studi Kualitatif Pengalaman Tobat pada Mantan Preman Relawan Lembaga Sosial}, journal = {Jurnal EMPATI}, volume = {7}, number = {1}, year = {2020}, keywords = {pertobatan, konversi agama, mantan preman, relawan}, abstract = { Menjalani kehidupan dengan baik merupakan dambaan bagi setiap orang. Ada kalanya, seorang preman yang terbiasa dengan dunia kejahatan mengalami perubahan keyakinan atau niat untuk bertobat untuk mencapai ketenangan dalam hidup. Proses pertobatan tersebut tentunya tidaklah mudah mengingat individu yang terlanjur dipandang negatif oleh masyarakat. Dalam beberapa kasus ada individu yang tidak mampu melewati proses tersebut. Namun, ada pula yang sanggup menjaga konsistensi bahkan mengekspresikan kesungguhanya pada aktifitas-aktifitas sosial kemasyarakatan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan memahami proses pertobatan yang dialami oleh mantan preman relawan lembaga sosial. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif fenomenologi dengan pendekatan Interpretative Phenomenological Analysis (IPA). Subjek penelitian berjumlah tiga orang dengan karakteristik individu yang pernah bertindak melawan hukum, telah berhenti melakukan tindakan tersebut, dan aktif dalam kegiatan sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengalaman tobat mantan preman relawan lembaga sosial mencakup dinamika pelaksanaan pertobatan. Dinamika pertobatan berkaitan dengan alasan yang mandasari timbulnya keinginan tobat, proses yang dilalui selama tobat, perkembangan spiritualitas individu pasca pertobatan, serta ekspresi pertobatan dalam bentuk perilaku. Pada penelitian ini ditemukan adanya pengaruh yang ditimbulkan dari aktifitas sosial terhadap pertobatan. }, issn = {2829-1859}, pages = {44--53} doi = {10.14710/empati.2018.20145}, url = {https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/empati/article/view/20145} }
Refworks Citation Data :
Menjalani kehidupan dengan baik merupakan dambaan bagi setiap orang. Ada kalanya, seorang preman yang terbiasa dengan dunia kejahatan mengalami perubahan keyakinan atau niat untuk bertobat untuk mencapai ketenangan dalam hidup. Proses pertobatan tersebut tentunya tidaklah mudah mengingat individu yang terlanjur dipandang negatif oleh masyarakat. Dalam beberapa kasus ada individu yang tidak mampu melewati proses tersebut. Namun, ada pula yang sanggup menjaga konsistensi bahkan mengekspresikan kesungguhanya pada aktifitas-aktifitas sosial kemasyarakatan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan memahami proses pertobatan yang dialami oleh mantan preman relawan lembaga sosial. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif fenomenologi dengan pendekatan Interpretative Phenomenological Analysis (IPA). Subjek penelitian berjumlah tiga orang dengan karakteristik individu yang pernah bertindak melawan hukum, telah berhenti melakukan tindakan tersebut, dan aktif dalam kegiatan sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengalaman tobat mantan preman relawan lembaga sosial mencakup dinamika pelaksanaan pertobatan. Dinamika pertobatan berkaitan dengan alasan yang mandasari timbulnya keinginan tobat, proses yang dilalui selama tobat, perkembangan spiritualitas individu pasca pertobatan, serta ekspresi pertobatan dalam bentuk perilaku. Pada penelitian ini ditemukan adanya pengaruh yang ditimbulkan dari aktifitas sosial terhadap pertobatan.
Article Metrics:
Last update:
The authors who publish in the Jurnal Empati retain full copyright ownership (Copyright@Author) of their work. In keeping with the journal’s commitment to open access, all articles are published under the terms of the Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-NC-SA 4.0).
Jurnal EMPATI published by Faculty of Psychology, Diponegoro University