Pengaruh Pupuk Organik Padat dan Cair dari Serasah Mangrove terhadap Pertumbuhan Tanaman Sorgum (Sorghum bicolor L. var. Numbu)

*Fransisca Dian Anggraeni  -  Departemen Biologi, Fakultas Sains dan Matematika, Universitas Diponegoro, Indonesia
Endah Dwi Hastuti  -  Departemen Biologi, Fakultas Sains dan Matematika, Universitas Diponegoro, Indonesia
Sri Haryanti  -  Departemen Biologi, Fakultas Sains dan Matematika, Universitas Diponegoro, Indonesia
Published: 30 Jul 2019.
View
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: Articles
Statistics: 32 82
Abstract

Produksi Sorgum di Indonesia cenderung mengalami penurunan sehingga perlu adanya upaya peningkatan produksi. Peningkatan produksi tanaman sorgum dilakukan dengan penambahan pupuk organik. Serasah mangrove sangat potensial untuk dijadikan pupuk organik. Penelitian bertujuan untuk mengkaji dan menganalisis pengaruh pupuk organik dari serasah mangrove terhadap pertumbuhan tanaman sorgum (Sorghum bicolor L. var. Numbu), serta mengkaji dan menganalisis pemupukan manakah diantara pupuk organik padat dan pupuk organik cair dari serasah mangrove yang optimal dalam pertumbuhan tanaman sorgum (Sorghum bicolor L. var. Numbu). Penelitian dilakukan dengan Rancangan Acak Lengkap. Dosis pemupukan Po : kontrol, P1 : pupuk organik padat 94.2 gr, P2 : pupuk organik padat 141.3 gr, P3 : pupuk organik cair 50 ml, P4 : pupuk organik cair 100ml. Parameter pertumbuhan yang diamati yaitu tinggi tanaman, jumlah daun, panjang daun, dan panjang akar. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan Analysist of Variances (ANOVA) dan dilanjutkan dengan uji jarak berganda Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) pada taraf kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan pupuk organik dari serasah mangrove memiliki kecenderungan meningkatkan tinggi tanaman, jumlah daun, panjang akar, dan panjang daun tanaman sorgum. Pupuk organik padat dari serasah mangrove memiliki kecenderungan lebih tinggi dibandingkan dengan pupuk organik cair.

Article Metrics: