DISTRIBUSI DAN REGENERASI JAMUJU (Dacrycarpus imbricatus (Blume) de Laub) DI CAGAR ALAM GEBUGAN KABUPATEN SEMARANG

*Evananda Waskitaningtyas -  Departemen Biologi-FSM, Indonesia
Sri Utami -  Departemen Biologi-FSM, Indonesia
Erry Wiryani -  Departemen Biologi-FSM, Indonesia
Published: 9 Jul 2018.
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: Articles
Full Text:
Statistics: 77 82
Abstract

Cagar Alam Gebugan merupakan salah satu hutan lindung yang masih memiliki habitat alami Dacrycarpus imbricatus. D. imbricatus memiliki potensial penghasil kayu yang banyak digunakan oleh masyarakat, sehingga jamuju banyak dieksploitasi yang menyebabkan jenis pohon ini sulit ditemukan di habitat alaminya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui distribusi dan regenerasi D. imbricatus, vegetasi di sekitar jamuju serta mengkaji faktor lingkungan abiotik dari habitat D. imbricatus. Metode yang digunakan untuk pengambilan jamuju dengan metode sistematik. Jumlah plot yang digunakan yaitu sebanyak 15 dengan luas masing-masing plot 10 m x 10 m. Masing-masing plot dihitung jumlah individu jamuju pada tingkat pohon, tingkat tiang, tingkat pancang dan tingkat semai. Vegetasi di sekitar jamuju untuk pohon dengan plot  10 m x 10 m ,semak dengan plot 5 m x 5 m dan herba dengan plot 1 m x 1 m. Data mengenai distribusi D. imbricatus diolah dengan menggunakan analisis distribusi poisson. Vegetasi sekitar jamuju dianalisis dengan metode Analisis Vegetasi. Hasil penelitian bahwa distribusi D. imbricatus adalah mengelompok. Regenerasi jamuju di Cagar Alam Gebugan berjalan kurang baik, hal ini ditunjukkan oleh kerapatan individu tingkat pohon (5 individu/0,15 ha= 33,3 ind/ha), tingkat tiang (tidak ditemukan), pancang (4 individu/ 0,15 ha= 26,6 ind/ha), dan semai (21 individu/ 0,15 ha= 140 ind/ha). Vegetasi di sekitar jamuju terdapat 11 jenis pohon dengan INP tertinggi adalah Castanopsis argentea, terdapat 5 jenis semak dengan INP tertinggi adalah Calliandra. sp dan terdapat 6 jenis herba dengan INP tertinggi adalah Orthosiphon aristatus. Faktor lingkungan jamuju ditemukan tumbuh pada ketinggian 1.050 m dpl, suhu 26,70C sampai 270C, kelembaban 53% sampai 61%, pH tanah 6,3 sampai 7.

Article Metrics: