1Institut Teknologi Kalimantan, Indonesia
2Universitas Brawijaya, Indonesia
BibTex Citation Data :
@article{Transient47676, author = {Risty Yuniar and Kharis Sugiarto and Muhammad Nursyeha and Muhammad Ramadhani and Lunde Ardhenta}, title = {Rancang Bangun Alat Sangrai Biji Kopi Otomatis Berdasarkan Tingkat Kematangan Biji Kopi}, journal = {Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro}, volume = {14}, number = {1}, year = {2025}, keywords = {Load Cell, Motor DC, Sangrai Kopi, Thermocouple}, abstract = { Kopi merupakan hasil perkebunan terkemuka di Indonesia. Namun saat ini petani masih menggunakan cara konvensional dalam proses produksinya, terutama dalam proses sangrai kopi. Diperlukan alat yang dapat melakukan proses sangrai otomatis sehingga menghasilkan biji kopi yang berkualitas. Dalam penelitian ini dirancang sebuah sistem sangrai biji kopi sesuai dengan tingkat kematangan yang diinginkan melalui pengaturan suhu dan waktu sangrai. Sistem ini menggunakan mikrokontroler, sensor Thermocouple MAX6675, sensor Load Cell, dan motor DC. Berdasarkan data pengujian didapatkan nilai rata-rata penyusutan biji kopi dengan tingkat kematangan light roast sebesar 7.5%, light medium roast sebesar 12.5%, medium roast sebesar 26%, medium dark roast sebesar 30.5% dan dark roast sebesar 37%. Nilai akurasi sensor suhu thermocouple sebesar 2.39% dan akurasi sensor load cell sebesar 0.32%. Sistem keseluruhan berjalan baik menghasilkan tingkat kematangan biji kopi yang diinginkan dengan tingkat akurasi 100%. }, issn = {2685-0206}, pages = {1--6} doi = {10.14710/transient.v14i1.1-6}, url = {https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/transient/article/view/47676} }
Refworks Citation Data :
Kopi merupakan hasil perkebunan terkemuka di Indonesia. Namun saat ini petani masih menggunakan cara konvensional dalam proses produksinya, terutama dalam proses sangrai kopi. Diperlukan alat yang dapat melakukan proses sangrai otomatis sehingga menghasilkan biji kopi yang berkualitas. Dalam penelitian ini dirancang sebuah sistem sangrai biji kopi sesuai dengan tingkat kematangan yang diinginkan melalui pengaturan suhu dan waktu sangrai. Sistem ini menggunakan mikrokontroler, sensor Thermocouple MAX6675, sensor Load Cell, dan motor DC. Berdasarkan data pengujian didapatkan nilai rata-rata penyusutan biji kopi dengan tingkat kematangan light roastsebesar 7.5%, light medium roast sebesar 12.5%, medium roast sebesar 26%, medium dark roast sebesar 30.5% dan dark roast sebesar 37%. Nilai akurasi sensor suhu thermocouple sebesar 2.39% dan akurasi sensor load cell sebesar 0.32%. Sistem keseluruhan berjalan baik menghasilkan tingkat kematangan biji kopi yang diinginkan dengan tingkat akurasi 100%.
Article Metrics:
Last update:
Penulis yang menyerahkan naskah perlu menyetujui bahwa hak cipta dari artikel tersebut akan diserahkan ke TRANSIENT: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro dan Departemen Teknik Elektro, Universitas Diponegoro sebagai penerbit jurnal. Hak cipta mencakup hak untuk mereproduksi dan mengirimkan artikel dalam semua bentuk dan media, termasuk cetak ulang, foto, mikrofilm, dan reproduksi serupa lainnya, serta terjemahannya.
TRANSIENT: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro dan Departemen Teknik Elektro, Universitas Diponegoro dan Editor berusaha keras untuk memastikan bahwa tidak ada data, pendapat, atau pernyataan yang salah atau menyesatkan dipublikasikan di jurnal. Dengan cara apa pun, isi artikel dan iklan yang diterbitkan dalam TRANSIENT: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro adalah tanggung jawab tunggal dan eksklusif masing-masing penulis dan pengiklan.
Formulir Transfer Hak Cipta dapat diunduh di sini: [Formulir Transfer Hak Cipta Transient]. Formulir hak cipta harus ditandatangani dan dikirim ke Editor dalam bentuk surat asli, dokumen pindaian atau faks:
Dr. Wahyudi (Ketua Editor)Departemen Teknik Elektro, Universitas Diponegoro, IndonesiaJl. Prof. Sudharto, Tembalang, Semarang 50275 IndonesiaTelepon/Facs: 62-24-7460057Email: transient@elektro.undip.ac.id