STUDI PERANCANGAN REEFER SHIP 3000 GT DILENGKAPI DENGAN DIRECT COOLING REFRIGERATION SEBAGAI SISTEM PENDINGIN MUATAN KAPAL UNTUK WILAYAH PELAYARAN PESISIR TIMUR SUMATERA

*Ario Nugroho Prihutomo  -  Studi S1 Teknik Perkapalan, Indonesia
Eko Sasmito Hadi  -  Studi S1 Teknik Perkapalan, Indonesia
Parlindungan Manik  -  Studi S1 Teknik Perkapalan, Indonesia
Published: .
View
Open Access
Citation Format:
Abstract
Peraturan Presiden Nomor 13 Tahun 2012 menerangkan bahwa pulau Sumatera akan dijadikan pusat pengembangan ekonomi perkebunan yang berkelanjutan. Dalam mencapai hal itu, hasil perkebunan harus mampu didistribusikan dengan jumlah besar, cepat, terjaga kualitasnya dan dalam wilayah yang luas. Reefer ship sebagai kapal dengan direct cooling system dan fasilitas pendingin muatan sangat sesuai untuk mengangkut hasil perkebunan yang rentan terhadap perubahan suhu. Direct cooling system yang terdapat pada kapal berfungsi sebagai sistem pendingin muatan sehingga dapat menghasilkan suhu dingin lebih cepat dan lebih mudah penanganannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk merancang reefer ship dengan direct cooling system serta kondensor dan evaporator yang sesuai diaplikasikan dalam kapal. Perancangan kapal menggunakan metode perbandingan untuk mendapatkan ukuran utama kapal, software Rhinoceros untuk pemodelan, dan software Maxsurf untuk analisa karakteristik kapal. Ukuran utama kapal didapatkan yaitu Lpp = 130,3 m, B = 22,62 m, H = 14,4 m, T = 8,2 m, Vs = 15 knot, dengan displacement 13716 ton dan Cb = 0,54. Perencanaan direct cooling system menggunakan polyurethane board sebagai bahan ruang isolasi. Suhu ruang isolasi 2oC dan beban pendingin sebesar 709,95 kW. Tipe evaporator digunakan kondensor menggunakan produk guntner dengan kapasitas total evaporator 905,8 kW dan kondensor 1104,10 kW.
Keywords: Sumatera; perancangan; reefer ship; direct cooling system; evaporator; kondensor

Article Metrics: