Analisa Stabilitas Dan Olah Gerak (Seakeeping) Kapal Pada MV. Pan Marine Setelah Dikonversi Dari Kapal Kru Menjadi Kapal Wisata

*Andhyka Cakrabuana Adhitama  -  Departemen Teknik Perkapalan, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Indonesia
Eko Sasmito Hadi  -  Departemen Teknik Perkapalan, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Indonesia
Sarjito Jokosisworo  -  Departemen Teknik Perkapalan, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro
Received: 18 Jan 2019; Published: 22 Jan 2019.
View
Open Access
Citation Format:
Abstract

MV. Pan Marine merupakan salah satu kapal offshore yang sudah lama lay up disebabkan industri minyak dan gas yang sedang menurun. Oleh sebab itu, PT. Pan Marine melakukan konversi kapal tersebut dari kapal kru (offshore supply vessel) menjadi kapal wisata (passengger ship) agar tetap bisa operasi dan menghasilkan pemasukan. Kapal tersebut mengalami penambahan bangunan atas sehingga kapasitas muatan akan semakin banyak. Penelitian ini dilakukan dengan berbagai macam kondisi muatan serta menggunakan 5 variasi sudut yang berbeda. Tujuannya adalah mendapat nilai GZ, periode oleng, serta roll motion yang sesuai dengan standar kriteria umum. Metode yang digunakan adalah dengan membuat model 3D dari kapal sebelum dan setelah konversi yang nantinya akan digunakan untuk menganalisa stabilitas serta olah gerak menggunakan software CFD. Hasil dari analisa tersebut kemudian disesuaikan dengan kriteria IMO A.749(18) untuk stabilitas dan NORDFORSK untuk olah gerak. Dari analisa stabilitas didapatkan perbedaan rata-rata GZ kedua model kapal adalah 2,78% dan perbedaan rata-rata periode oleng dari kedua model kapal adalah 0,99%. Untuk analisa olah gerak, perbedaan nilai RMS gerakan roll pada kedua model kapal adalah 30%. Hasil dari penelitian menyimpulkan bahwa kapal konversi ini layak secara stabilitas dan olah geraknya, sehingga aman untuk digunakan mengangkut penumpang.

Article Metrics:

  1. Tobing, Christabel Giovanny, "Analisa Stabilitas Dan Olah Gerak (Seakeeping) Kapal Pada Motor Ferry Horizon Star Setelah Dikonversi Dari 26 Meter Catamaran Offshore Supply Vessel Menjadi Passenger Ship," Laporan Tugas Akhir S1 Teknik Perkapalan Universitas Diponegoro.
  2. R. B. Prakosho, “ANALISA KEKUATAN KONSTRUKSI MEMANJANG, STABILITAS DAN OLAH GERAK KAPAL KMP. LEMA Ro-Ro 750 GT UNTUK PELAYARAN SORONG - WAIGEO,” Dep. S1 Tek. Perkapalan, Fak. Tek. Univ. Diponegoro, Indones., 2015.
  3. I. A. Prabowo, “PERANCANGAN KAPAL UNTUK MENUNJANG PARIWISATA DI MENJANGAN BESAR,” Dep. S1 Tek. Perkapalan, Fak. Tek. Univ. Diponegoro, Indonesia.
  4. IMO, CODE ON. INTACT STABILITY. FOR ALL TYPES OF SHIPS. COVERED BY IMO INSTRUMENTS., 2002nd ed. London: International Maritime Organization, 2002.
  5. NORDFORSK'87, “The Nordic Cooperative Project, Seakeeping Performance in a Seaway, Trondheim, Norway : MARINTEK”.
  6. Hardjanto, Capt. Albertus, "Pengaruh Kelebihan Dan Pergeseran Muatan Di Atas Kapal Terhadap Stabilitas Kapal". Jurnal Aplikasi Pelayaran dan Kepelabuhan, Vol 1, No 1, pp. 1–17 (2010).
  7. B. B. a. D. Derrett, Ship Stability For Mates and Masters, 1964.
  8. IMO, CODE ON. INTACT STABILITY. FOR ALL TYPES OF SHIPS. COVERED BY IMO INSTRUMENTS. Page 269, 2002nd ed. London: International Maritime Organization, 2002.
  9. Romadhoni, “Analisa Olah Gerak Kapal Di Gelombang Reguler Pada Kapal Tipe Axe Bow,” Jur. Tek. Perkapalan Politek. Negeri Bengkalis, vol. 13, no. 2, 2016.
  10. R. F.B., Motion In Waves and Controllability, Principles of Naval Architecture Vol.III. USA: The Society of Naval Architects and Marine Engineers, 1988.
  11. P. C. D. S. Bastos and M. C. T. Reyes, “Stability of Ships with a Single Stranding Point,” vol. 7, no. January 2014, pp. 15–26.
  12. Supriyanto, “ANALISA TEKNIS STABILITAS DAN KEKUATAN MEMANJANG KAPAL KM.ADHIGUNA RAYAMARGA SETELAH DIMODIFIKASI DARI KAPAL CONTAINER 3700 DWT MENJADI GENERAL CARGO,” Dep. S1 Tek. Perkapalan, Fak. Tek. Univ. Diponegoro, Indones., 2009.
  13. A. Francescutto, G. Bulian, M. U. Larios, and M. A. Ulloa, “Stability and dynamical effects of water on deck on the survivability of small fishing vessels,” Sh. Sci. Technol., vol. 1, no. July 2009, pp. 73–82, 2009.
  14. P. A. Auliani, “Panjang Garis Pantai Indonesia Capai 99.000 Kilometer,” National Geographic Indonesia Website, 2013. [Online]. Available: http://nationalgeographic.grid.id/read/13285616/terbaru-panjang-garis-pantai-indonesia-capai-99000-kilometer?page=all. [Accessed: 30-Mar-2018].