Analisa kekuatan pipa hollow berbentuk segitiga yang diberi beban momen bending

*Angga Adi Prasetya  -  Departemen Teknik Perkapalan, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro
Hartono Yudo  -  Departemen Teknik Perkapalan, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro
Wilma Amirudin  -  Departemen Teknik Perkapalan, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro
Received: 21 Sep 2018; Published: 6 Sep 2019.
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: Articles
Language: EN
Statistics: 26
Abstract

Konstruksi dengan pipa hollow segitiga membutuhkan dua kekuatan, yaitu kekuatan dari desain konstruksinya dan kekuatan material pipa itu sendiri. Salah satu kegagalan struktur yang sering terjadi pada pipa segitiga adalah buckling atau tekuk.. Penyebab terjadinya buckling bisa bermacam-macam, salah satunya adalah kondisi pembebanan. Penelitian ini akan membahas tentang perubahan Cross-Sectional Oval Deformation (CSOD) pipa segitiga divariasikan menjadi 36 macam dengan model principle a=b=c ;a= 50, 100 ; a/t = 50, 100, 200; l/a = 25, 50, 100 menggunakan momen bending dengan yield stress 215 MPa dan elastic modulus 200 GPa. Buckling dianalisa menggunakan metode elemen hingga dengan menggunakan software MSC Patran sebagai pembuatan model dan analisa buckling menggunakan software MSC Marc Mentat. Hasil penelitian menunjukkan nilai Cross-Sectional Oval Deformation (CSOD) pipa segitiga arah bending keatas sebesar 0.0101 mm dengan moment buckling sebesar 1.75 x 101 dan nilai CSOD pipa segitiga arah bending kebawah sebesar 0.0078 mm dengan moment buckling sebesar 1.34 x 101. Kesimpulan dari penelitian ini adalah nilai CSOD dan moment buckling pada pipa segitiga arah bending keatas lebih besar dari pada pipa segitiga arah bending kebawah, dan semakin besar nilai a dan L/a maka nilai CSOD dan moment buckling yang terjadi juga semakin besar.

Keywords: Pipa hollow segitiga;Buckling;Bending;CSOD

Article Metrics:

  1. Joseph E.Bowles,1985. Structural stell design
  2. Saddita Rokhim, Yudya. 2016 “Analisa Tekuk Kritis Pada Pipa Berbentuk Segi Empat Yang Dikenai Beban Bending Dengan Variasi Penampang Horizontal”. Jurnal. Teknik Perkapalan. Universitas Diponegoro
  3. Lukfandi. 2016 “Analisa Tekuk Kritis Pada Pipa Berbentuk Segi Empat Yang Dikenai Beban Bending Dengan Variasi Penampang Vertikall”. Jurnal. Teknik Perkapalan. Universitas Diponegoro
  4. Wiranto Dewobroto.(2013).’’Komputer Rekayasa Struktur dengan SAP2000.Lumina Press Jakarta (release April 2013)
  5. Ross, C.T.F. 1985. Finite Element
  6. Muameleci, Mert. 2014. Linear and Nonlinear Buckling Analyses of Plates using the Finite Element Method. Thesis. Linköping: Department Management and Engineering, Linköping University.
  7. Hibbler, Russell. 2004. Mechanic of Material. London: New Macmillian.
  8. Yudo, Hartono., Takao Yoshikawa. 2014. “Buckling phenomenon for straight and curved pipe under pure bending”. Journal of Marine and Science Technology. 95.
  9. Soraya, Tanellia. 2015 “Analisa Buckling Tiang Mast Crane Akibat Beban Lentur Menggunakan Software Berbasis Metode Elemen Hingga”. Jurnal. Teknik Perkapalan. Universitas Diponegoro
  10. Popov, E.P., 1978. Mechanics of Material, 2nd Edition. New Jersey: Prentice-Hall, Inc.