Analisis Pengaruh Variasi Sudut Flare Bow Dengan Stem Terhadap Nilai Hambatan dan Slamming Pada Model Haluan Ulstein X-Bow

*Maria Fatima  -  Departemen Teknik Perkapalan, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Indonesia
Deddy Chrismianto  -  Departemen Teknik Perkapalan, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Indonesia
K. Kiryanto  -  Departemen Teknik Perkapalan, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Indonesia
Published: .
View
Open Access
Citation Format:
Abstract

Inovasi pada transportasi laut khususnya kapal agar memiliki kinerja kapal yang lebih optimal lagi. Diperlukan  upaya mulai dari mengikuti perkembangan desain bentuk haluan.  Bentuk haluan terbarukan yaitu X –bow dapat menghadapi gelombang  yang datang kearah  kapal dengan memecahkan gelombang secara lebih halus. Berdasarkan paten desain Ulstein X-bow terdapat beberapa ketentuan seperti sudut  flare bow  dan stem angle. Penelitian ini bertujuan untuk membuat beragam  model X-bow berdasarkan perubahan kedua sudut tersebut kemudian dianalisis nilai hambatan total dan probability of slamming kapal. Pemodelan dilakukan pada software Autocad, Delftship dan Rhinoceros sedangkan untuk pengujian dilakukan pada software Autodesk CFD dan Maxsurf Motion. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa variasi sudut flare dan stem dapat berpengaruh terhadap nilai hambatan total dan probability of slamming kapal. Dapat disimpulkan bahwa model 1 dengan variasi sudut (stem 60; flare 100 )  menghasilkan kinerja kapal yang optimal pada kecepatan 14 knot dengan hasil nilai hambatan total sebesar 383,13 KN dibanding model original yang bernilai 385,62 KN sehingga mengalami penurunan sebesar 0,64 %. Untuk analisa probability of  slamming seluruh model memilki nilai probability of slamming bernilai dibawah 0,03 .Jika ditinjau dengan kriteria Nordforks maka setiap model tidak akan mengalami slamming. Dan nilai paling kecil ada  pada model 1 dengan variasi (stem 60; flare 100 )  di tinggi gelombang 4 meter yaitu bernilai 8,56x10-15 dan 2,99x10-14  dengan sudut heading 1350 (Bow Quatering Sea)  dan 1800 (head sea).

Keywords: flare; stem; Hambatan; Slamming; Ulstein X-Bow

Article Metrics:

  1. Hidayat, M.Nurul. 2014 .Tugas Akhir . Analisa Pengaruh Modifikasi Bentuk Haluan Kapal Terhadap Hambatan Total Dengan Menggunakan Metode CFD.Semarang, Indonesia : Universitas Diponegoro.
  2. Sidabalok, Andreas Parulian. 2015 .Tugas Akhir . Analisa Perbandingan Ulstein X-Bow dengan Bulbous Bow Konvensional Terhadap Nilai Hambatan dan Seakeeping Kapal Menggunakan Metode CFD . Semarang , Indonesia : Universitas Diponegoro.
  3. Perwira, Bias Ari.2013.Tugas Akhir.Analisa Perbandingan Hambatan Kapal antara Ulstein X-Bow dan Bulb Konvensional dengan Studi Eksperimen.Surabaya, Indonesia : Institut Teknologi Sepuluh Nopember.
  4. Harnita.2011.Skripsi. Studi Pengaruh Bentuk Bulbous Bow Terhadap Tahanan Kapal Layar Motor Tradisonal Terhadap Melalui Uji Model.Makassar, Indonesia : Universitas Hasanuddin.
  5. Azmi, Fatchul Falah.2016. Tugas Akhir . Analisa Pengaruh Pemasangan Anti Slamming Bulbous Bow Terhadap Hambatan dan Olah Gerak Kapal Anchor Handling Tug Supply Menggunakan CFD.Semarang, Indonesia : Universitas Diponegoro.
  6. Kamsvag.2006. A Foreship Arrangement For A Vessel Of The Displacement Type. W02006/096066.Ulstein Group.Norwegia.
  7. Austal Technology.2007.Significant Small Ships of 2006.The Royal Institution of Naval Architects.London
  8. Croatia Register of Shipping.2012.Rules For The Classification of Ships Part 2 Hull.Croatia