Analisa Pengaruh Sudut Masuk Kapal Perintis 750 DWT Terhadap Resistance Kapal Dengan Mengunakan Metode Computational Fluid Dynamic (CFD)

*Giri Aditya Chandra J  -  Departemen Teknik Perkapalan, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Indonesia
Eko Sasmito Hadi  -  Departemen Teknik Perkapalan, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Indonesia
Ahmad Fauzan Zakki  -  Departemen Teknik Perkapalan, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Indonesia
Published: .
View
Open Access
Citation Format:
Abstract

Hambatan merupakan salah satu faktor utama yang mempengaruhi dalam perancangan sebuah kapal. Kapal dengan bentuk haluan yang baik akan memberikan efisiensi hambatan yang dihasilkan sehingga operasional kapal dan pergerakan kapal lebih baik dan efisien. Dengan merubah sudut masuk haluan kapal diharpakan dapat mempengaruhi nilai hambatan kapal. Pada penelitian ini dicari bentuk haluan yang menghasilkan hambatan total paling kecil dengan menggunakan program Computational Fluid Dynamic (CFD). Berdasarkan hasil analisa dan perhitungan menggunakan CFD didapatkan nilai hambatan yang lebih kecil dibandingkan nilai hambatan pada model asli kapal. Nilai hambatan total pada kecepatan 16 knot sebesar 28,06 N dengan adanya perubahan sudut menjadi 19,720o, 16,720o,13,720o,10,720o dengan penurunan tiap 3o diketahui nilai hambatan totalnya yaitu sebesar 27.429 N, 26.874N,  26.360N, 25.7 N. dan peneliti melakukan perubahan penambahan sudut kapal tiap 3o menjadi 25,720o, 28,720o, 31,720o, 34,720o dengan nilai hambatan total sebesar 29.075 N,  29.895N,  30.647N, 31.878N. dengan rata-rata perubahan sebesar

3,5 % hal ini menunjukan bahwa dengan perubahan sudut haluan kapal dapat mempengaruhi besar hambatan kapal dengan variasi kecepatan yang sama, dengan menurunya nilai hambatan dapat mengurangi nilai EHP tersebut sehinga dapat menghemat bahan bakar kapal tersebut.

 

Keywords: Sudut masuk; Hambatan Kapal; CFD

Article Metrics:

  1. pengertian kapal, Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas https://id.wikipedia.org/wiki/Kapal Diakses pada tanggal 10 mei 2016
  2. Suhardjito G. Merencana Garis. merencana garis. 2006;1–28
  3. ITTC. ITTC – Recommended Procedures and Guidelines ITTC. 2011;1–8
  4. Rosmani, Djafar W. Studi pengaruh sudut penyimpangan haluan kapal layar motor tradisonal melalui uji model. Gr Tek perkapalan. 2011;5:978–9
  5. Perkapalan JT, Kelautan FT, Teknologi I, Nopember S. Analisa CFD Pengaruh Penambahan Appendage pada Lambung Katamaran terhadap Hambatan Viskos. 2012;1(3):69–74