ANALISA TUBRUKAN PADA LAMBUNG KAPAL ACCOMODATION WORK BARGE (AWB) 5640 DWT DENGAN JETTY MENGGUNAKAN METODE ELEMEN HINGGA

*Riki Agustian  -  Departemen Teknik Perkapalan, Indonesia
Imam Pujo Mulyatno  -  Departemen Teknik Perkapalan, Indonesia
Hartono Yudo  -  Departemen Teknik Perkapalan, Indonesia
Published: 1 Jul 2016.
View
Open Access
Citation Format:
Abstract

Impact adalah benturan antara dua benda dalam waktu yang singkat dengan gaya yang besar. Penelitian tubrukan lambung kapal Accomodation Work Barge (AWB) 5640 DWT dengan jetty menggunakan metode elemen hingga dengan software Ansys-LS DYNA.Pada penelitian ini digunakan 2 variasi yaitu tubrukan dimana jetty tidak dilengkapi fender dan jetty dilengkapi fender. Nilai ketebalan pelat yang digunakan yaitu 10 mm, dengan variasi kecepatan 1 knot, 2 knot dan 3 knot. Nilai pembebanan yang digunakan menggunakan energi kinetik masing-masing 1,14 MJ, 4,57 MJ, dan 10,22 MJ. Hasil analisa menunjukkan kerusakan pada badan kapal akan bertambah dengan bertambahnya kecepatan. Penambahan fender pada jetty dapat mengurangi kerusakan pada badan kapal. Nilai gaya kontak maksimum sebelum diberikan fender dari kecepatan 1 knot, 2 knot dan 3 knot. masing-masing 144,09 MN, 277,15 MN, dan 405 MN, setelah diberikan fender nilai gaya kontak maksimum menjadi 123 MN, 216 MN, dan 338 MN. Nilai Energi Kinetik  untuk Jetty yang tidak dilengkapi fender  kecepatan 1 knot, 2 knot dan 3 knot. masing – masing  EK0 = 1,054 MJ dan EK1= 0,498 MJ, EK0 = 3,387 MJ dan EK1= 2,359 MJ, EK0 = 9,710 MJ dan EK1= 6,876 sedangkan untuk jetty yang dilengkapi fender nilai maksimum gayanya masing masing  EK0 = 1,059 MJ dan EK1= 0,692 MJ, EK0 = 4,576 MJ dan EK1= 3,413 MJ, EK0 = 10,238 MJ dan EK1= 7,356.  Sehingga dengan ditambahkannya fender dapat mengurangi kerusakan pada badan kapal saat tubrukan.

Keywords: Ansys-LS Dyna; Tubrukan; Fender; Metode Elemen Hingga

Article Metrics: