ANALISA PENGARUH TUNNEL STERN TERHADAP HAMBATAN TOTAL DAN VERTICAL MOTION KAPAL ANCHOR HANDLING TUG SUPPLY MP VELOCE DI PERAIRAN LEPAS PANTAI NATUNA

*Enky Pratama Agustian  -  Teknik Perkapalan, , Indonesia
Ahmad Fauzan Zakki  -  Teknik Perkapalan, , Indonesia
Samuel Samuel  -  Teknik Perkapalan, , Indonesia
Published: 1 Apr 2016.
View
Open Access
Citation Format:
Abstract

Potensi Kepulauan Riau dalam segi perminyakannya sangat besar salah satunya adalah pulau Natuna yang menjadi tempat favourite bagi para penambang minyak lokal maupun mancanegara. Kapal supply vessel, terutama offshore supply vessel adalah kapal yang sedang banyak dibuat untuk memenuh kinerja perminyakan dunia dan menarik untuk dikaji. Permasalahan yang timbul akibat efek interaksi komponen hambatan dan gelombang pada kapal. Dari permasalahan tersebut munullah eksperimen untuk melakukan perubahan pada buritan kapal yaitu dengan ditambahkan tunnel stern. Tunnel stern berguna untuk mengurangi hambatan yang terjadi pada buritan kapal yang disebabkan interaksi komponen hambatan. Analisa perhitungan hambatan total kapal Supply vessel dihitung menggunakan software berbasis CFD  dan menggunakan variasi kecepatan Fn=0.27, Fn=0,22, Fn=0.12 serta jarak variasi rasio tingi Tunnel stern 33% dan 40% dari T kapal. Hasil dari penelitian ini didapatkan bahwa, kapal dengan Tunnel stern rasio tinggi 33%  adalah kapal paling efektif karena dapat mengurangi hambatan sebesar 5-14%, dan kapal tersebut memiliki respon gerakan vertical motion yang memenuhi kriteria dan paling minimum pada kecepatan Fn 0.12.

 

Keywords: AHTS; hambatan total; tunnel stern; vertical motion

Article Metrics: