1Magister Manajemen Sumber Daya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro, Indonesia
2Balai Besar Penangkapan Ikan, Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap, Kementerian Kelautan , Indonesia
3dan Perikanan, Indonesia
BibTex Citation Data :
@article{MARJ57043, author = {Muchyi Chalimi and Reza Adhitama Nugraha Hasan}, title = {Status dan Implikasi Pengelolaan Perikanan Tangkap Skala Kecil yang didaratkan di Kabupaten Pemalang Berdasarkan CPUE–MSY}, journal = {Management of Aquatic Resources Journal (MAQUARES)}, volume = {13}, number = {2}, year = {2026}, keywords = {CPUE, kelembagaan, MSY, perikanan tangkap, sosial ekonomi}, abstract = {Pengelolaan perikanan tangkap skala kecil di Kabupaten Pemalang menghadapi tekanan pemanfaatan akibat tingginya intensitas penangkapan dan keterbatasan pengelolaan berbasis keberlanjutan. Penelitian ini bertujuan menganalisis kondisi sumber daya ikan melalui pendekatan Catch Per Unit Effort (CPUE) dan Maximum Sustainable Yield (MSY), serta mengkaji aspek sosial ekonomi dan kelembagaan dalam sistem perikanan. Penelitian dilaksanakan pada September–Oktober 2025 di lima lokasi pendaratan ikan dengan pendekatan mixed methods. Analisis MSY dilakukan menggunakan data produksi sekunder periode 2005–2024 yang diperoleh dari Dinas Perikanan Kabupaten Pemalang dengan model produksi surplus Schaefer. Data CPUE dihitung berdasarkan data primer hasil kuisioner terhadap 100 nelayan di lima TPI. Data sosial ekonomi dan kelembagaan juga diperoleh melalui survei yang sama. Hasil menunjukkan nilai CPUE berkisar 4,29–15,20 ton/trip dengan kecenderungan menurun pada intensitas penangkapan yang tinggi. Estimasi menunjukkan effort optimum (Emsy) sebesar ±2.326 trip/tahun dan MSY sebesar ±19.730 ton/tahun. Produksi aktual periode 2020–2024 berada pada kisaran 18.096–22.366 ton/tahun, yang menunjukkan bahwa pemanfaatan telah mendekati bahkan melampaui batas optimum, namun dicapai dengan effort yang lebih tinggi dari kondisi lestari. Kondisi sosial ekonomi nelayan masih rentan akibat ketergantungan pada hasil tangkapan harian, rendahnya tingkat pendidikan, serta keterbatasan akses permodalan. Secara kelembagaan, sistem telah terbentuk namun belum optimal dalam koordinasi dan implementasi. Hasil ini menegaskan pentingnya pengendalian effort, penguatan kapasitas nelayan, dan sinergi kelembagaan untuk menjaga keberlanjutan sumber daya ikan.}, issn = {2721-6233}, pages = {68--76} doi = {10.14710/marj.v13i2.57043}, url = {https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/maquares/article/view/57043} }
Refworks Citation Data :
Article Metrics:
Last update:
The Authors submitting a manuscript do so on the understanding that if accepted for publication, copyright of the article shall be assigned to MAQUARES ,Faculty Fisheries and Marine Science Universitas Diponegoro as the publisher of the journal. Copyright encompasses rights to reproduce and deliver the article in all form and media, including reprints, photographs, microfilms, and any other similar reproductions, as well as translations. MAQUARES journal, Faculty Fisheries and Marine Science Universitas Diponegoro and the Editors make every effort to ensure that no wrong or misleading data, opinions or statements be published in the journal. In any way, the contents of the articles and advertisements published in MAQUARES journal are the sole and exclusive responsibility of their respective authors and advertisers.
The Copyright Transfer Form can be downloaded : [Copyright Transfer Form MAQUARES]. The copyright form should be signed originally and send to the Editorial Office in the form of original mail, scanned document or fax :
Editorial Office of MAQUARES, Faculty Fisheries and Marine Science Universitas Diponegoro Jl. Prof. Soedarto, Kampus Undip Tembalang, Semarang, Central Java, Indonesia 50275
Telp./Fax: (024) 7474698
Email: undipmaquares@gmail.com
View My Stats
Management of Aquatic Resources Journal (Maquares) (e-ISSN: 2721-6233) is published by Faculty Fisheries and Marine Science Universitas Diponegoro under Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.