skip to main content

Struktur Komunitas Tunikata (Kelas Ascidiacea) di Perairan Pulau Menjangan Besar dan Pulau Geleang, Karimunjawa

Departemen Sumberdaya Akuatik, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro, Jl. Prof Jacub Rais, Tembalang, Semarang, Jawa Tengah-50275, Indonesia

Received: 25 Dec 2025; Revised: 20 Feb 2026; Accepted: 15 Apr 2026; Published: 15 Apr 2026.
Open Access Copyright (c) 2026 Management of Aquatic Resources Journal (MAQUARES)
Creative Commons License This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Citation Format:
Abstract
Taman Nasional Karimunjawa terletak di Laut Jawa dan termasuk dalam wilayah administratif Kabupaten Jepara. Penelitian ini dilakukan di Pulau Menjangan Besar dan Pulau Geleang, yang memiliki potensi sumber daya perairan yang melimpah. Salah satu biota yang dikaji dalam penelitian ini adalah tunikata, khususnya kelas ascidiacea, yang termasuk dalam subfilum tunikata dan filum Chordata. Organisme ini lebih dikenal sebagai sea squirt dan memiliki peran ekologis penting dalam ekosistem laut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur komunitas tunikata, mengidentifikasi faktor lingkungan yang mempengaruhi distribusinya, serta menentukan nilai tutupan tunikata di perairan Karimunjawa. Metode yang digunakan adalah Underwater Photo Transect (UPT) dan Underwater Visual Census (UVC) dengan perangkat lunak CPCe untuk analisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas air di Pulau Menjangan Besar dan Pulau Geleang memenuhi sebagian besar parameter baku mutu air, dengan kecerahan > 5 m, pH 8,5–8,6, salinitas 34–35,7‰, suhu 27,8–28,5°C, dan DO > 5 mg/L. Namun, kadar nitrat (1,5–2,5 mg/L), nitrit (0,013–0,014 mg/L), dan fosfat (0,04 mg/L) melebihi nilai baku mutu. Tutupan tunikata tertinggi ditemukan di Pulau Menjangan Besar (Stasiun 1: 3,20%), sementara di Pulau Geleang lebih rendah (Stasiun 2: 0%; Stasiun 3: 0,13%). Indeks keanekaragaman berkisar 0,00–1,09, keseragaman 0,00–0,68, dan dominansi 0,38–1,00. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa aktivitas antropogenik, seperti budidaya keramba dan pariwisata, berkontribusi terhadap pencemaran nutrien yang berdampak pada rendahnya tutupan dan keanekaragaman tunikata. Oleh karena itu, diperlukan pemantauan rutin dan pengelolaan aktivitas manusia untuk menjaga keberlanjutan ekosistem perairan Karimunjawa.
Keywords: Karimunjawa; photo transek; struktur komunitas; tunikata; visual census.

Article Metrics:

Article Info
Section: Articles
Language : ID
  1. Alwi, D., S. H. Muhammad dan I. Tae. 2020. Karakteristik Morfologi dan Indeks Ekologi Bulu Babi (Echinoidea) di Perairan Desa Wawama Kabupaten Pulau Morotai. Jurnal Sumberdaya Akuatik Indopasifik. 4(1): 23-32
  2. Ayuningrum, D., R. Kristiana dan M. A. Asagabaldan. 2020. Potensi Bakteri Asosiasi Tunikata sebagai Penghasil Senyawa Antibakteri Guna Menghambat Pertumbuhan Bakteri Multidrug Resistant. Jurnal Pasir Laut. 4(2): 102-107
  3. Fahmi, F., S. Supriharyono dan A. Ghofar. 2018. Hubungan Persentase Tutupan Karang dengan Kelimpahan Ikan Karang di Pulau Menjangan Kecil, Kepulauan Karimunjawa, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. Management of Aquatic Resources Journal (MAQUARES). 6(4): 333-338
  4. Fauziah, S., R. Komala dan T. A. Hadi. 2018. Struktur Komunitas Karang Keras (Bangsa Scleractinia) di Pulau yang Berada di Dalam dan di Luar Kawasan Taman Nasional Kepulauan Seribu. Bioma. 14(1): 10-17
  5. Giyanto, A. E., M. Abrar, R. Siringoringo, S. Suharti, K. Wibowo, I. Edrus dan D. Zulfianita. 2017. Panduan Monitoring Kesehatan Terumbu Karang. Coremap LIPI. Jakarta. 71 hlm
  6. Haris, A. dan D. Yanuarita. 2022. Hubungan Kandungan Nitrat dan Fosfat Perairan terhadap Densitas Zooxhantellae pada Polip Karang Acropora Loisetteae yang Ditransplantasikan di Perairan Kabupaten Bone. JST (Jurnal Sains dan Teknologi). 11(2): 411-418
  7. Hasriyanti, S., E. E. Syarif dan Maddatuang. 2015. Analisis Karakteristik Kedalaman Perairan, Arus dan Gelombang di Pulau Dutungan Kabupaten Barru. Jurnal Scientific Pinisi. 1(1): 44-54
  8. Isdianto, A. dan O. M. Luthfi. 2020. Identifikasi Life Form dan Persentase Tutupan Terumbu Karang untuk Mendukung Ketahanan Ekosistem Pantai Tiga Warna. Briliant: Jurnal Riset dan Konseptual. 5(4): 808-818
  9. Jusuf, H., A. Adityaningrum dan C. Arsyad. 2023. Analisis Kandungan Nitrat (NO3), Nitrit (NO2) dan Kandungan Logam Berat Merkuri (Hg) pada Air di Danau Perintis Kabupaten Bone Bolango. Jambura Journal of Health Sciences and Research. 5(4): 1101-1111
  10. Leleran, A. J., S. B. Pratasik, M. S. Salaki, L. J. Lumingas, A. D. Kambey dan S. L. Undap. 2022. Distribution and Diversity of Ascidian in Manado Bay, North Sulawesi. Jurnal Ilmiah PLATAX. 10(1): 124-135
  11. Lenaini, I. 2021. Teknik Pengambilan Sampel Purposive dan Snowball Sampling. Historis: Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Sejarah. 6(1): 33-39
  12. Madyaningrum, I. R., A. C. C. Utomo dan Y. W. Pratama. 2019. Partisipasi Masyarakat Lokal dalam Pengembangan Pariwisata di Taman Nasional Karimunjawa. KRITIS. 28(2): 140-148
  13. Opa, S. L., D. A. Sumilat, S. B. Pratasik, B. T. Wagey, G. F. Mamangkey, E. L. Ginting dan M. Ompi. 2020. Community Structure of Ascidian in Mike’s Point Bunaken Waters, Manado City, North Sulawesi Province. Jurnal Ilmiah PLATAX. 8(1): 61-70
  14. Patty, S. I. dan N. Akbar. 2018. Kondisi Suhu, Salinitas, pH dan Oksigen Terlarut di Perairan Terumbu Karang Ternate, Tidore dan Sekitarnya. Jurnal Ilmu Kelautan Kepulauan. 1(2): 1-10
  15. Patty, S. I., M. P. Rizqi dan R. Huwae. 2022. Dissolved Oxygen in the East Bolaang Mongondow Waters, North Sulawesi. Jurnal Ilmiah PLATAX. 10(1): 216-223
  16. Qowiyah, S. N. dan R. S. Bintoro. 2021. Pencemaran Minyak di Perairan Utara Pulau Bawean. Jurnal Riset Kelautan Tropis (Journal of Tropical Marine Research). 3(2): 54-64
  17. Saputri, N. M. P. M., I. D. N. N. Putra dan W. Karim. 2018. Kelimpahan dan Keanekaragaman Tunikata (Ascidiacea) di Perairan Jemeluk dan Penuktukan, Bali. Journal of Marine and Aquatic Sciences. 5(1): 11
  18. Sirait, M., F. Rahmatia dan P. Pattulloh. 2018. Komparasi Indeks Keanekaragaman dan Indeks Dominansi Fitoplankton di Sungai Ciliwung Jakarta. Jurnal Kelautan: Indonesian Journal of Marine Science and Technology. 11(1): 75-79
  19. Supriadi, S., A. Romadhon dan A. Farid. 2015. Struktur Komunitas Mangrove di Desa Martajasah Kabupaten Bangkalan. Jurnal Kelautan: Indonesian Journal of Marine Science and Technology. 8(1): 44-51
  20. Surya, A. T. J., A. S. Sasongko dan F. D. Cahyadi. 2024. Kandungan Amonia, Fosfat, Nitrat dan Nitrit Air Laut di Perairan Pesisir Desa Lontar. Juvenil: Jurnal Ilmiah Kelautan dan Perikanan. 5(3): 238-245
  21. Tatipata, K. B. dan S. Mashoreng. 2019. Dampak Kondisi Karang terhadap Struktur Komunitas Megabentos yang Berasosiasi dengan Terumbu Karang Kepulauan Spermonde. Jurnal TORANI JFMarcSci. 3(1): 37-50
  22. Utami, E. S. dan E. Ivan’s. 2022. Analisis Unsur Hara N dan P serta Tingkat Kemiripan antar Lokasi KJA dan Non KJA di Perairan Waduk Cirata, Jawa Barat. Open Science and Technology. 2(1): 33-40
  23. Zakia, R., F. Lestari, D. Azizah dan T. S. Raza’i. 2024. Analisis Indeks Ekologi Ekosistem Mangrove di Kawasan Pesisir Tanjungpiayu Kota Batam. Jurnal Akuatik Lestari. 7(2): 164-170

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.