skip to main content

Hubungan Panjang - Berat, Faktor Kondisi dan Ukuran Pertama Kali Tertangkap Ikan Tuna Sirip Kuning (Thunnus Albacares) di Pelabuhan Perikanan Samudra Cilacap Length - Weight Relationship, Condition Factors and Legth of The First Time Caught of Yellowfin Tuna (Thunnus albacares) in Cilacap Ocean Fishing Port

*Nurul Amin Azizi  -  Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Departemen Sumberdaya Akuatik,, Indonesia
Suradi Wijaya Saputra  -  Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Departemen Sumberdaya Akuatik,, Indonesia
Abdul Ghofar  -  Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Departemen Sumberdaya Akuatik,, Indonesia
Open Access Copyright (c) 2020 Management of Aquatic Resources Journal (MAQUARES) under http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0.

Citation Format:
Abstract

ABSTRAK

 

Ikan Tuna Sirip Kuning (Thunnus albacares) yang ditangkap di Samudera Hindia merupakan komoditas penting karena memiliki nilai manfaat dan ekonomis yang tinggi. Berdasarkan hal tersebut, perlu dilakukan penelitian mengenai parameter yang mempengaruhi populasi tuna sirip kuning. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui struktur ukuran, hubungan panjang dan berat, faktor kondisi serta ukuran pertama kali tertangkap. Penelitian ini dilakukan pada bulan Juli-Agustus 2019 di Pelabuhan Perikanan Samudera Cilacap. Jumlah sampel tuna sirip kuning sebanyak 267 ekor dari 27 kapal yang melakukan bongkar di lokasi penelitian. Metode pengambilan sampel adalah dengan mengukur panjang dan berat. Hasil pengukuran yang diperoleh kemudian dilakukan analisis statistik dengan melakukan perhitungan dan hipotesis. Sampel ikan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu ikan tuna sirip kuning dengan ukuran >0,5 meter dan berat >15 kilogram. Sampel kapal merupakan kapal tuna longline dengan ukuran >10 GT (Gross Tonage). Hasil penelitian didapatkan ukuran panjang antara 88-174 cmFL (panjang cagak) dan berat antara 17-98 kilogram. Hubungan panjang dan berat bersifat allometrik negatif. Faktor kondisi diperoleh sebesar 0,97-1,25. Ukuran pertama kali tertangkap (Lc) sebesar 140 cmFL. Lc>Lm, menunjukan ikan tuna sirip kuning yang tertangkap sudah pernah memijah dan diperbolehkan ditangkap.

 

ABSTRACT

 

Yellowfin Tuna (Thunnus albacares) caught in the Indian Ocean is an important commodity because it has high economic and benefits. Based on this, research needs to be done on the parameters that affect yellow fin tuna population. This study aims to determine the size structure, length and weight relationship, condition factors and the leght of the first time caught. This research was conducted in July-August 2019 at the Cilacap Ocean Fishing Port. The number of yellowfin tuna samples was 267 from 27 ships unloading at the study site. The sampling method is by measuring length and weight. The measurement results obtained are then carried out statistical analysis by doing calculations and hypotheses. Yellow fin tuna samples>> 0.5 meters in size and> 15 kilograms in weight. The sample ship is a longline tuna ship with size> 10 GT (Gross Tonage). The results showed a length of between 88-174 cmFL (fork length) and a weight of 17-98 kilograms. The length and weight relationship is negative allometric. The condition factor is obtained from 0.97 to 1.25. Length of first catch (Lc) was 140 cmFL. Lc> Lm, indicating that yellowfin tuna caught have spawned and are allowed to be caught.

 

Fulltext View|Download
Keywords: Ikan Tuna Sirip Kuning; Panjang-Berat; Faktor Kondisi; Struktur Ukuran; Samudera Hindia

Article Metrics:

Last update: 2021-06-23 14:58:03

No citation recorded.

Last update: 2021-06-23 14:58:03

No citation recorded.