Kadar Logam Berat Besi (Fe), Seng (Zn) Pada Sedimen Dan Jaringan Lunak Kerang Hijau (Perna viridis) Di Perairan Tambak Lorok Semarang

*Dian Dwi Triantoro  -  Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Departemen Sumberdaya Akuati, , Indonesia
Djoko Suprapto  -  Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Departemen Sumberdaya Akuati, , Indonesia
Siti Rudiyanti  -  Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Departemen Sumberdaya Akuati, , Indonesia
Received: 30 Apr 2018; Published: 30 Apr 2018.
View
Open Access
Citation Format:
Abstract

ABSTRAK

Limbah yang berasal dari aktifitas manusia diindikasikan mengandung logam berat Besi dan Seng yang berasal dari industri, PLTU, pelabuhan Tanjung Mas Semarang dan kegiatan rumah tangga di sekitar perairan Tambak Lorok. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar logam berat Besi dan Seng pada sedimen, dan jaringan lunak kerang hijau (P. viridis) di perairan Tambak Lorok, Semarang. Pengambilan sampel dilakukan pada tanggal 14 Oktober 2016 dan 06 Maret 2017 sampel yang di ambil berupa air, sedimen dan biota kerang hijau dan pengukuran kualitas perairan. Penentuan titik sampling berdasarkan kebiasaan nelayan mengambil ataupun membudidayakan kerang hijau dengan membagi menjadi tiga stasiun dengan jarak antar stasiun satu dan stasiun dua yaitu kisaran ±500 meter kemudian jarak dari stasiun dua dengan stasiun tiga yaitu kisaran ±1 km. Untuk mengetahui kadar logam berat menggunakan metode SNI atau APHA yaitu AAS (Atomic Absorption Spectrophotometer). Hasil penelitian menunjukan kadar logam berat besi pada air yaitu <0,001 hingga 0,062 dan seng kisaran <0,001 - 0,009 mg/l, sedangkan untuk sedimen dengan rerataan (Fe) 50498,5 mg/kg hingga 55616,3 mg/kg kemudian kandungan logam berat sedimen rataan (Zn) 69,51 mg/kg hingga 403,45 mg/kg, selanjutnya untuk kadar logam berat yang terdapat pada jaringan lunak kerang hijau adalah (Fe) 102,52 mg/kg hingga 129,72 mg/kg dan (Zn) 13,75 mg/kg hingga 62,84 mg/kg. Hasil yang didapat menggambarkan bahwa sampel yang sudah di analisis bernilai fluktuatif.

 

Kata kunci: Pesisir; Logam Berat; Fe; Zn; Sedimen; Kerang Hijau; Air

ABSTRACK

The waste that originated from human activities is indicated in having the content of Iron (Fe) and Zinc (Zn) from the industry, coal fired steam power plant (PLTU), Tanjung Mas Semarang harbour and household activities near the coastal area of Tambak Lorok. This study aims to know the condition of Iron (Fe) and Zinc (Zn) in the sediment and soft tissue of mussels (Perna viridis) at Tambak Lorok waters, Semarang. The sampling has been done on 14th October 2016 and 6th March 2017. The sampling is taken from water, sediment, mussels biota and waters quality measurement. The points of sampling are determined based on fishermen customs in taking and cultivating mussels, also divided to three stations with the distance of the first to the second station is around 500 meters, the distance of the second to the third station is around 1 kilometers. The content of Iron (Fe) and Zinc (Zn) is known by using SNI or APHA methods, that called as AAS (Atomic Absorption Spectrophotometer). The result shows that the content of Iron (Fe) in water is <0,001 to 0,062, and Zinc (Zn) is <0,001 to 0,009 mg/l, while for the sediment with rerataan is (Fe) 50498,5 mg/kg to 55616,3 mg/kg and the content of sediment rerataan metal (Zn) is 69,51 mg/kg to 403,45 mg/kg, and next the content of metal in soft tissue of mussels is (Fe) 102,52 mg/kg to 129,72 mg/kg and (Zn) is 13,75 mg/kg to 62,84 mg/kg.

 

Key words: Costal Area; Meta;, Fe; Zn; Sediment; Mussels; Water

Article Metrics: