BibTex Citation Data :
@article{JTM57231, author = {Philippie Nababan and Sulistyo Sulistyo and Mohammad Tauviqirrahman}, title = {MANUFAKTUR TANGKI GAS HIDROGEN TIPE I BERBAHAN BAJA KARBON SCHEDULE 160 DILAPISI EPOKSI RESIN}, journal = {JURNAL TEKNIK MESIN}, volume = {14}, number = {2}, year = {2026}, keywords = {baja karbon schedule 160; epoksi resin; hydrogen embrittlement; tangki gas hidrogen tipe I}, abstract = { Penyimpanan hidrogen bertekanan tinggi merupakan salah satu tantangan utama dalam pengembangan sistem energi hidrogen yang aman dan andal. Tangki gas hidrogen tipe I berbahan baja karbon memiliki keunggulan dari sisi kekuatan mekanik dan biaya produksi, namun masih menghadapi risiko hydrogen embrittlement akibat paparan hidrogen bertekanan tinggi. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi proses manufaktur dan kualitas pelapisan internal epoksi pada tangki gas hidrogen tipe I berbahan baja karbon Schedule 160 melalui pengujian ketebalan lapisan, adhesi, dan hydrostatic pressure test hingga 350 bar. Metode penelitian dilakukan secara eksperimental melalui manufaktur tangki, aplikasi internal coating menggunakan metode rotational coating , serta evaluasi melalui pengujian dry film thickness , adhesi, dan hydrostatic pressure test . Sebelum diaplikasikan pada tangki aktual, dilakukan simulasi pelapisan pada material uji berupa pipa baja karbon Schedule 160 dan spesimen baja karbon berbentuk cakram dengan permukaan datar untuk menentukan komposisi pelapisan optimal berdasarkan pengujian ketebalan dan adhesi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komposisi optimal diperoleh pada variasi 20 g resin epoksi dan 10 g hardener dengan ketebalan rata-rata 575,6 µm dan kekuatan adhesi 16,89 MPa. Berdasarkan perbandingan luas permukaan, kebutuhan material pelapis untuk tangki adalah 48,4 g resin epoksi dan 24,2 g hardener. Hasil hydrostatic pressure test menunjukkan bahwa tangki mampu menahan tekanan hingga 350 bar tanpa kebocoran maupun kegagalan struktural, sehingga menunjukkan potensi penerapan pelapisan internal epoksi untuk meningkatkan keandalan tangki hidrogen tipe I. }, issn = {2303-1972}, pages = {77--82} url = {https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/jtm/article/view/57231} }
Refworks Citation Data :
Penyimpanan hidrogen bertekanan tinggi merupakan salah satu tantangan utama dalam pengembangan sistem energi hidrogen yang aman dan andal. Tangki gas hidrogen tipe I berbahan baja karbon memiliki keunggulan dari sisi kekuatan mekanik dan biaya produksi, namun masih menghadapi risiko hydrogen embrittlement akibat paparan hidrogen bertekanan tinggi. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi proses manufaktur dan kualitas pelapisan internal epoksi pada tangki gas hidrogen tipe I berbahan baja karbon Schedule 160 melalui pengujian ketebalan lapisan, adhesi, dan hydrostatic pressure test hingga 350 bar. Metode penelitian dilakukan secara eksperimental melalui manufaktur tangki, aplikasi internal coating menggunakan metode rotational coating, serta evaluasi melalui pengujian dry film thickness, adhesi, dan hydrostatic pressure test. Sebelum diaplikasikan pada tangki aktual, dilakukan simulasi pelapisan pada material uji berupa pipa baja karbon Schedule 160 dan spesimen baja karbon berbentuk cakram dengan permukaan datar untuk menentukan komposisi pelapisan optimal berdasarkan pengujian ketebalan dan adhesi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komposisi optimal diperoleh pada variasi 20 g resin epoksi dan 10 g hardener dengan ketebalan rata-rata 575,6 µm dan kekuatan adhesi 16,89 MPa. Berdasarkan perbandingan luas permukaan, kebutuhan material pelapis untuk tangki adalah 48,4 g resin epoksi dan 24,2 g hardener. Hasil hydrostatic pressure test menunjukkan bahwa tangki mampu menahan tekanan hingga 350 bar tanpa kebocoran maupun kegagalan struktural, sehingga menunjukkan potensi penerapan pelapisan internal epoksi untuk meningkatkan keandalan tangki hidrogen tipe I.
Last update: