BibTex Citation Data :
@article{JTM55820, author = {Febrina Sukma and Sulardjaka Sulardjaka and Norman Iskandar}, title = {PENGARUH VARIASI OFFSET TERHADAP KARAKTERISTIK KEKERASAN HASIL PENGELASAN SIMULTANEOUS DOUBLE-SIDED FRICTION STIR WELDED ALUMINIUM AA6061-T6 DENGAN GEOMETRI PIN SEGITIGA}, journal = {JURNAL TEKNIK MESIN}, volume = {14}, number = {1}, year = {2026}, keywords = {aa6061-t6; mikrostruktur; offset; sdfsw; uji kekerasan}, abstract = { Aluminium Aluminium paduan AA6061-T6 banyak digunakan pada aplikasi struktural karena memiliki kekuatan tinggi, bobot ringan, dan ketahanan korosi yang baik. Namun, pengelasan fusi konvensional sering menimbulkan cacat internal, distorsi termal, serta penurunan sifat mekanik pada daerah las. Sebagai alternatif, metode Simultaneous Double-Sided Friction Stir Welding (SDFSW) dikembangkan untuk menghasilkan sambungan berkualitas melalui proses solid-state welding . Meskipun demikian, kajian mengenai pengaruh variasi offset geometri pin terhadap karakteristik kekerasan sambungan SDFSW masih terbatas. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh variasi offset pin segitiga sebesar 2 mm dan 4 mm terhadap distribusi microhardness Vickers sambungan SDFSW aluminium AA6061-T6 dengan dukungan pengujian radiografi dan mikrografi. Hasil radiografi menunjukkan bahwa kedua variasi offset bebas dari cacat internal signifikan. Distribusi kekerasan memperlihatkan profil berbentuk “W” dengan nilai base metal sekitar 90–95 VHN dan nilai minimum pada zona HAZ sebesar 45–58 VHN akibat fenomena HAZ softening . Pada zona stir zone (SZ), nilai kekerasan berada pada kisaran 60–72 VHN. Meskipun perbedaan nilai kekerasan antara offset 2 mm dan 4 mm relatif kecil, offset 4 mm menunjukkan distribusi kekerasan yang lebih stabil dan homogen, yang berkorelasi dengan mikrostruktur zona adukan yang lebih seragam. Secara umum, variasi offset 4 mm menghasilkan karakteristik distribusi kekerasan yang lebih konsisten pada sambungan SDFSW aluminium AA6061-T6. }, issn = {2303-1972}, pages = {145--150} url = {https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/jtm/article/view/55820} }
Refworks Citation Data :
Aluminium Aluminium paduan AA6061-T6 banyak digunakan pada aplikasi struktural karena memiliki kekuatan tinggi, bobot ringan, dan ketahanan korosi yang baik. Namun, pengelasan fusi konvensional sering menimbulkan cacat internal, distorsi termal, serta penurunan sifat mekanik pada daerah las. Sebagai alternatif, metode Simultaneous Double-Sided Friction Stir Welding (SDFSW) dikembangkan untuk menghasilkan sambungan berkualitas melalui proses solid-state welding. Meskipun demikian, kajian mengenai pengaruh variasi offset geometri pin terhadap karakteristik kekerasan sambungan SDFSW masih terbatas. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh variasi offset pin segitiga sebesar 2 mm dan 4 mm terhadap distribusi microhardness Vickers sambungan SDFSW aluminium AA6061-T6 dengan dukungan pengujian radiografi dan mikrografi. Hasil radiografi menunjukkan bahwa kedua variasi offset bebas dari cacat internal signifikan. Distribusi kekerasan memperlihatkan profil berbentuk “W” dengan nilai base metal sekitar 90–95 VHN dan nilai minimum pada zona HAZ sebesar 45–58 VHN akibat fenomena HAZ softening. Pada zona stir zone (SZ), nilai kekerasan berada pada kisaran 60–72 VHN. Meskipun perbedaan nilai kekerasan antara offset 2 mm dan 4 mm relatif kecil, offset 4 mm menunjukkan distribusi kekerasan yang lebih stabil dan homogen, yang berkorelasi dengan mikrostruktur zona adukan yang lebih seragam. Secara umum, variasi offset 4 mm menghasilkan karakteristik distribusi kekerasan yang lebih konsisten pada sambungan SDFSW aluminium AA6061-T6.
Last update: