skip to main content

PENGUKURAN KEKERASAN, CASE DEPTH, DAN PANJANG PEMBAKARAN CRANKSHAFT R TIPE A123 HASIL INDUKSI HARDENING DAN PENGUJIAN KESESUAIAN DENGAN STANDART DI PT XYZ

*Muhammad Rafi Saptohadi  -  Department of Mechanical Engineering, Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Sudarto, SH, Tembalang, Semarang, Indonesia 50275, Indonesia
Rifky Ismail  -  Department of Mechanical Engineering, Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Sudarto, SH, Tembalang, Semarang, Indonesia 50275, Indonesia
Sulardjaka Sulardjaka  -  Department of Mechanical Engineering, Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Sudarto, SH, Tembalang, Semarang, Indonesia 50275, Indonesia

Citation Format:
Abstract

PT XYZ sebagai produsen motor dengan skala besar di Indonesia memiliki tuntutan produksi yang tetap harus dijaga setiap harinya dari segi kuantitas dan kualitas part. PT XYZ memiliki kewajiban untuk memproduksi part sepeda motor dari yang terkecil hingga part untuk merakit sepeda motor tersebut menjadi suatu unit utuh sepeda motor. Crankshaft yang menjadi pokok bahasan pada penelitian ini adalah suatu part pada sepeda motor dengan fungsi signifikan untuk membuat motor bergerak. Crankshaft tipe A123 yang diproduksi di PT XYZ adalah jenis crankshaft yang didesain untuk motor 160CC dengan tipe matic pada merk XYZ. Pada penelitian ini dilakukan uji pengukuran untuk crankshaft dari segi kekerasan, panjang pembakaran, dan case depth dengan metoda pengujian langsung dengan pengukuran menggunakan alat ukur yang tersedia. Penelitian ini bertujuan untuk menjaga kualitas suatu part dari parameter kekerasan, panjang pembakaran, dan case depth berdasarkan standar yang digunakan pada PT XYZ. Dengan pengujian beberapa sample part diharapkan penelitian ini dapat mengetahui kesesuaian part hasil hardening dengan parameter yang ingin dicapai. Pada penelitian ini digunakan alat ukur serta alat pendukung untuk membantu pengukuran part serta ditemukan data valid hasil suatu part.  Standar dan target yang ingin dicapai pada proses hardening juga dilampirkan pada penelitian ini untuk menunjang validasi data penelitian ini dengan acuan aktual perusahaan dalam produksi part. Berbagai bentuk perbandingan part sebelum dan setelah hardening juga dilampirkan dalam penelitian ini untuk menunjukan kesesuaian part hasil hardening secara konkret. Studi literatur juga dilakukan untuk menunjang penelitian ini demi mendapatkan perbandingan serta pandangan dari berbagai penelitian yang telah dilakukan. Secara keseluruhan, penelitian ini mencakup bentuk pengukuran secara manual dan wawancara dengan pihak-pihak terkait di perusahaan dalam pengambilan data serta perbandingan melalui berbagai literatur dalam proses pengolahan data. Setelah data diolah dan dianalisis ditarik suatu kesimpulan hasil uji dengan kesesuaiannya dengan standar yang ada.

Fulltext View|Download
Keywords: crankshaft; hardening
  1. S. Nugroho, D. F. Fitriyana, R. Ismail, T. A. Nurcholis, T. Cionita, and J. P. Siregar, “The Effect of Surface Hardening on The HQ 705 Steel Camshaft Using Static Induction Hardening and Tempering Method,” Automot. Exp., vol. 2, no. 2, pp. 41–46, 2019
  2. H. Purwanto, M. Dzulfikar, M. Tauviqirrahman, R. Ismail, and A. Jumain, “The Effect of Austenization Temperature in Surface Hardening Process on Steel Plate as Ballistic Plate,” J. Phys. Conf. Ser., vol. 1908, no. 1, pp. 0–8, 2021, doi: 10.1088/1742-6596/1908/1/012030
  3. Ponidi, “Pengaruh Kedalaman Keretakan Crankshaft Dg Iii Kri.Kerapu-812 Merk Mwm Tbd 234 V8 Terhadap Performance Mesin,” J. Midsh., vol. 2, no. 4, pp. 13–19, 2019
  4. H. Purwanto, M. Tauviqirrahman, M. Dzulfikar, R. Ismail, Purnomo, and A. Syifauddin, “an Analysis of Coil Dimensions on Induction Heating Machine Against Microstructure and Hardness Distribution As New Candidate of Projectile-Resistant Steel Plates Materials,” Eastern-European J. Enterp. Technol., vol. 6, no. 12, pp. 37–44, 2020, doi: 10.15587/1729-4061.2020.217297
  5. Y. Handoyo, “Pengaruh Quenching Dan Tempering Pada Baja Jis Grade S45C Terhadap Sifat Mekanis,” Pengaruh Quenching Dan Tempering Pada Baja Jis Grade S45C Terhadap Sifat Mek., vol. 3, no. 2, pp. 102–115, 2015, [Online]. Available: http://ejournal.unismabekasi.ac.id/
  6. H. Purwanto, M. Dzulfikar, M. Tauviqirrahman, R. Ismail, and N. Lestari, “The Effect of Tempering Temperature on Medium Carbon Steel Plate of Surface Hardening Result Using Induction Heating as Ballistic Resistant Material Study,” IOP Conf. Ser. Mater. Sci. Eng., vol. 694, no. 1, pp. 0–7, 2019, doi: 10.1088/1757-899X/694/1/012041
  7. K. Ozaki, “Revision of the Japanese Industrial Standardization Act,” SHS Web Conf., vol. 49, p. 01013, 2018, doi: 10.1051/shsconf/20184901013
  8. R. Ismail et al., “Pengaruh Frekuensi Arus Induksi Terhadap Distribusi Kekerasan Pada Teknik Pengerasan Quenching Permukaan Menggunakan Teknik Induksi Statis Pada Camshaft Mesin Diesel 2 Silinder,” Simp. Nas. RAPI XVII, pp. 141–147, 2018
  9. S. Effendi, S. Pengajar, J. Teknik, M. Politeknik, N. Sriwijaya, and L. Belakang, “Multi Quenching Terhadap Hasil Pack Carburizing,” vol. 10, no. April, pp. 34–42, 2018
  10. A. Pramono, “Karakteristik Struktur Mikro Hasil Proses Hardening Baja Aisi 1045 Media Quenching Untuk Aplikasi Sprochet Rantai,” Tek. J. Sains dan Teknol., vol. 7, no. 2, p. 115, 2011, doi: 10.36055/tjst.v8i2.6710

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.