BibTex Citation Data :
@article{JTM46772, author = {Alfani Kurniawan and Ismoyo Haryanto and Gunawan Haryadi}, title = {ANALISIS RELIABILITY SISTEM ELECTRIC VEHICLE CHARGING STATION MENGGUNAKAN METODE FAILURE MODE AND EFFECT ANALYSIS DAN FAULT TREE ANALYSIS}, journal = {JURNAL TEKNIK MESIN}, volume = {12}, number = {3}, year = {2024}, keywords = {failure mode and effect analysis; fault tree analysis; komponen kritis; mtbf; reliability; risk priority number; stasiun pengisian kendaraan umum}, abstract = { Indonesia merupakan salah satu negara dengan tingkat pencemaran tertinggi di dunia terutama pada kota kota besar salah satunya kota Jakarta dengan menduduki peringkat ke-5. Pencemaran udara merupakan masalah yang sangat mengkhawatirkan yang dapat mempengaruhi kesehatan bagi manusia dan aktifitas bagi masyarakat terutama di kota besar. Penyebab pencemaran udara yang terjadi belakangan ini salah satunya yaitu polisu udara dari kegiatan manusi dan transportasi. Indonesia mempunyai program pengambangan ekonomi hijau untuk mendukung pengurangan pencemaran udara pada sektor transportasi. Emisi gas rumah kaca secara umum disebabkan oleh gas buang pada kendaraan berbahan bakar fosil, sehingga kendaraan listrik merupakan inovasi untuk mencapai keberhasilan program pengambangan ekonomi hijau di Indonesia. Kendaraan listrik tidak lepas dari Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) sarana pengisian daya untuk konsumsi bahan bakar kendaraan listrik. Tugas akhir ini membahas seberapa besar fungsi dari komponen dan resiko kerusakan yang dapat terjadi pada komponen Stasiun Pengisian Kendaran Listrik Umum (SPKLU). Metode yang digunakan adalah Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) dan Fault Tree Analysis (FTA) dengan pengumpulan data menggunakan studi literatur. Hasil yang diperoleh dari analisis tersebut mendapatkan empat komponen kritis yaitu wired & wireless connectivity, surged protection, circuit breaker dan power contactor beserta akar permasalahan dari penyebab kerusakan yang terdapat pada empat komponen kritis tersebut. Dari kedua hasil analisi tersebut akan sangat mempengaruhi Reliability pada Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU). }, issn = {2303-1972}, pages = {391--400} url = {https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/jtm/article/view/46772} }
Refworks Citation Data :
Indonesia merupakan salah satu negara dengan tingkat pencemaran tertinggi di dunia terutama pada kota kota besar salah satunya kota Jakarta dengan menduduki peringkat ke-5. Pencemaran udara merupakan masalah yang sangat mengkhawatirkan yang dapat mempengaruhi kesehatan bagi manusia dan aktifitas bagi masyarakat terutama di kota besar. Penyebab pencemaran udara yang terjadi belakangan ini salah satunya yaitu polisu udara dari kegiatan manusi dan transportasi. Indonesia mempunyai program pengambangan ekonomi hijau untuk mendukung pengurangan pencemaran udara pada sektor transportasi. Emisi gas rumah kaca secara umum disebabkan oleh gas buang pada kendaraan berbahan bakar fosil, sehingga kendaraan listrik merupakan inovasi untuk mencapai keberhasilan program pengambangan ekonomi hijau di Indonesia. Kendaraan listrik tidak lepas dari Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) sarana pengisian daya untuk konsumsi bahan bakar kendaraan listrik. Tugas akhir ini membahas seberapa besar fungsi dari komponen dan resiko kerusakan yang dapat terjadi pada komponen Stasiun Pengisian Kendaran Listrik Umum (SPKLU). Metode yang digunakan adalah Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) dan Fault Tree Analysis (FTA) dengan pengumpulan data menggunakan studi literatur. Hasil yang diperoleh dari analisis tersebut mendapatkan empat komponen kritis yaitu wired & wireless connectivity, surged protection, circuit breaker dan power contactor beserta akar permasalahan dari penyebab kerusakan yang terdapat pada empat komponen kritis tersebut. Dari kedua hasil analisi tersebut akan sangat mempengaruhi Reliability pada Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU).
Last update: