skip to main content

ANALISIS CFD CO-FIRING BIOMASSA BATOK KELAPA PADA STOKER BOILER

*Rangga Hatta Suarga  -  Department of Mechanical Engineering, Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Sudarto, SH, Tembalang, Semarang, Indonesia 50275, Indonesia
MSK Tony Suryo Utomo  -  Department of Mechanical Engineering, Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Sudarto, SH, Tembalang, Semarang, Indonesia 50275, Indonesia
Muchammad Muchammad  -  Department of Mechanical Engineering, Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Sudarto, SH, Tembalang, Semarang, Indonesia 50275, Indonesia

Citation Format:
Abstract

Menurut Lembaga Energi Baru Terbarukan Dan Konservasi Energi (EBTK), Indonesia memiliki target bauran EBT sesuai Rencana Umum Energi Nasional (RUEN) sebesar 23% di tahun 2025 dan 31% di tahun 2050. Hal itu menjadikan Masyarakat Indonesia harus memanfaatkan sumber energi terbarukan. Kementerian ESDM telah melaporkan bahwa Indonesia memiliki potensi biomassa sebesar 443 ribu megawatt (MW), sehingga pemerintah Indonesia menetapkan program pelaksanaan program co-firing biomassa di 52 lokasi Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Batubara milik PT PLN (Persero) dengan total kapasitas18.154 MW. Maka dari itu pada penelitian ini dilakukan simulasi pembakaran co-firing pada boiler stoker  dengan tujuan melihat performa hasil pembakaran antara batu bara dan biomassa batok kelapa dengan fraksi 0-20% dengan menggunakan metode elemen hingga Computational Fluid Dynamics (CFD). Parameter penelitian ini adalah temperatur boiler dan emisi gas buang boiler. Hasil yang didapat bahwa terjadi penurunan temperatur seiring peningkatan biomassa 0-20%. Hal serupa terjadi pada kandungan CO dan SO2 yang terjadi penurunan seiring peningkatan biomassa 0-20%. Namun, pada kandungan CO2 dan O2 terjadi penigkatan seiring peningkatan biomassa 0-20%. Penuruan CO dan SO2 mengindikasikan penurunan emisi gas berbahaya bagi lungkungan.

Fulltext View|Download
Keywords: batok kelapa; co-firing; emisi gas; stoker boiler; temperaturbatok kelapa; co-firing; emisi gas; stoker boiler; temperatur
  1. Safty & Siha, 2013. Environmental And Health Impact Of Coal Use For Energy Production. Egyptian Journal of Occupational Medicine, 2013; 37 (2) : 181-194
  2. Direktorat Jenderal Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi. Potensi sumber daya bioenergi dan potensi pengembangan proyek PLT Bioenergi di Indonesia. Available from: https://ebtke.esdm.go.id/lintas/id/investasi-ebtke/sektor-bioenergi/program-pemerintah/
  3. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral. Optimalisasi Pemanfaatan Biomassa Pengganti Batubara. Available from: https://www.esdm.go.id/
  4. Triani et al., 2022. The Potential Implementation of Biomass Co-firing with Coal in Power Plant on Emission and Economic Aspects: A Review. Journal of Sciences and Data Analysis. 2720-9326
  5. Sukarta IN, Ayuni PS. Analisis Proksimat Dan Nilai Kalor Pada Pellet BiosolidYang Dikombinasikan Dengan Biomassa Limbah Bambu. JST (Jurnal Sains dan Teknol. 2016;5(1):728–35
  6. Nurlela N. Analisa Total MoistureDan Ash ContentPada Briket Batubara. J Redoks[Internet]. 2019;4(1):36–43. Available from: https://jurnal.univpgri-palembang.ac.id/index.php/redoks/article/view/3073
  7. Zhang, Xinsui., 2013. Numerical modeling of co-firing a light density biomass, oat (Avena ativa) hulls, and chunk coal in fluidized bed boiler. Biomass and Bioenergy, 56. 239-246
  8. I Nyoman Suprapta Winaya.,&Ida Bagus Agung Darma Susila. (2010). Co-firing Sistem Fludized Bed Berbahan Bakar Batubara danAmpas Tebu. Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, 4(2): 180-188
  9. Sutarto et al., 2020. Pembakaran Bersama Biomassa dan Batu Bara: Pengaruh Rasio Biomassa-Batu Bara dan Excess Air. Mekanika: Majalah Ilmiah Mekanika/Halaman 29 Volume 19 Nomor 1
  10. Aziz, M., Budianto, D., & Oda, T. (2016). Computational fluid dynamic analysis of co-firing of palm kernel shell and coal. Energies, 9(3), 1–13. https://doi.org/10.3390/en9030137

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.