skip to main content

PERMODELAN DAN ANALISA PENGARUH LEBAR SPOKE PADA VELG KENDARAAN RODA 4 TERHADAP KEKUATAN VELG MENGGUNAKAN METODE ELEMEN HINGGA

*Kevin Razak Alfattah  -  Department of Mechanical Engineering, Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Sudarto, SH, Tembalang, Semarang, Indonesia 50275, Indonesia
Achmad Widodo  -  Department of Mechanical Engineering, Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Sudarto, SH, Tembalang, Semarang, Indonesia 50275, Indonesia
Ojo Kurdi  -  Department of Mechanical Engineering, Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Sudarto, SH, Tembalang, Semarang, Indonesia 50275, Indonesia

Citation Format:
Abstract

Velg adalah komponen yang cukup vital pada kendaraan karena kegagalan yang terjadi pada velg ketika kendaraan sedang berjalan akan membahayakan keselamatan penumpang. Velg menerima beban    statis dari kendaraan dan juga menerima beban impak dari permukaan jalan, karena menerima banyak beban maka karakteristik material yang digunakan untuk membuat velg harus diperhatikan agar tetap memenuhi standar keamanan. Material yang biasa digunakan pada velg mobil adalah material baja dan paduan aluminium (aluminium alloy). Tugas akhir ini bertujuan melakukan perancangan dan analisis pada velg mobil menggunakan simulasi statis dan dinamis. Pemodelan dan simulasi velg ini menggunakan software SolidWork 2018. Analisa ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari lebar spoke terhadap kekuatan velg. Setelah dilakukan simulasi statis pada velg didapatkan hasil tegangan maksimum terbesar sebesar 10.87 MPa pada variasi spoke 50 mm, dan tegangan maksimum terkecil sebesar 10.61 pada variasi spoke 65 mm. Deformasi maksimum yang terjadi adalah 5.3 mm pada spoke 50 mm dan nilai deformasi terendah pada velg dengan variasi spoke 65 mm yaitu senilai 5.1 mm. Dengan hasil itu didapatkan nilai safety factor yang berbanding terbalik dengan nilai tegangan maksimum, dan nilai safety terbesar adalah 5.184 pada spoke 65 mm serta nilai safety factor terkecil terjadi pada spoke 50 mm dengan nilai 5.061. Kemudian untuk simulasi dinamis yang dilakukan menghasilkan output nilai safety factor maksimum sebesar 2.481 pada variasi spoke 65 mm dengan kecepatan 10 km/jam. Serta nilai safety factor minimum terjadi pada spoke dengan variasi spoke 50 mm dengan kecepatan 50 km/jam yaitu sebesar 1.544.

Fulltext View|Download
Keywords: dinamis; safety factor; statis; tegangan; velg
  1. Bahri, M. & Agus Sigit Pramono. (2015). "Analisa Kekuatan Velg Mobil Penumpang pada Simulasi Pengujian Dynamic Radial Fatigue dengan Metode Elemen Hingga". JURNAL TEKNIK ITS Vol. 4, No. 1
  2. Naufal, Hafidin. (2019). Studi Numerik pengaruh variasi jumlah dan ketebalan spoke pada velg paduan alumunium untuk mobil MPV. Jurnal Teknik Mesin Vol. 8, No.1
  3. Dalimunthe, H.R., Syam, B. Sabri, M., Isranuri, I. & Mahadi. (2016). Analisa pengaruh jumlah spoke dan ketebalan flange terhadap kekuatan velg mobil berbasis alumunium alloy menggunakan simulasi numerik. Jurnal dinamis, Vol. 4, No. 1
  4. Mulyadi, Santoso. 2011. Analisa Tegangan-Regangan Produk Tongkat Lansia Dengan Menggunakan Metode Elemen Hingga. Jurnal ROTOR, Vol. 4 No. 1
  5. Pratowo, B. (2018). Analisa Kekuatan Material Velg Sepeda Motor Jenis Cast Wheel Dan Spoke Wheel Terhadap Pengujian Impact. Penelitian Mandiri. Universitas Bandar Lampung, (1)
  6. Suman, Shwetabh., Abhimayu A., & K. Ravi. (2017). Impact and Moda Analysis for Different Alloy Wheel Compositions
  7. Budynas-Nisbett. (2008). Shigley’s Mechanical Engineering Design 8th Edition. New York : McGraw-Hill
  8. Deutschman Aaron D, (1975). Machine Design teory and practice, Macmillan Publishing Co.Inc
  9. Happian-Smith, J. (Ed.). (2001). An introduction to modern vehicle design. Elsevier
  10. Kurowski, P. (2018). Engineering Analysis with SolidWorks Simulation 2018. Mission: SDC Publications
  11. Petrova, R. (2015). Introduction to Static Analysis Using SolidWorks Simulation. Boca Raton: CRC Press

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.