PERAN STAKEHOLDER DALAM UPAYA MENURUNKAN KASUS DEMAM BERDARAH DENGUE DI KECAMATAN PASAR REBO, KOTA JAKARTA TIMUR
Abstract
Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan salah satu penyakit menular yang masih menjadi masalah kesehatan utama di Indonesia, termasuk di Kota Jakarta Timur. Tingginya angka kasus dan kematian akibat DBD di Kecamatan Pasar Rebo menunjukkan bahwa upaya penanggulangan yang dilakukan sudah berjalan, namun terdapat peran-peran yang belum menjalankan program dengan maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Stakeholder dalam upaya menurunkan kasus DBD di Kecamatan Pasar Rebo, serta mengidentifikasi faktor pendorong dan penghambat yang memengaruhi efektivitas program penanggulangan. Teori peran Stakeholder menurut Nugroho (2014) digunakan sebagai kerangka dasar untuk menganalisis keterlibatan berbagai pihak dalam program ini, yang mencakup lima peran utama, yakni policy creator, koordinator, fasilitator, implementor, dan akselerator. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif yang melibatkan wawancara mendalam dan observasi terhadap Stakeholder yang terlibat dalam upaya penurunan angka DBD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peran dari Stakeholder dalam upaya menurunkan angka DBD di Kecamatan Pasar Rebo, dengan fokus pada kesesuaian antara peran yang dilakukan dan kedudukannya. Stakeholder yang terlibat dalam program penanggulangan DBD terdiri dari berbagai pihak, masing-masing dengan peran yang saling mendukung. Dalam upaya penurunan angka DBD, setiap Stakeholder, baik yang berada di level pemerintahan, kesehatan, masyarakat, hingga sektor swasta, memiliki kontribusi penting untuk menciptakan sinergi terutama di Pasar Rebo. Untuk meningkatkan peran Stakeholder dalam menurunkan kasus DBD di Kecamatan Pasar Rebo, perlu meningkatkan kesadaran masyarakat melalui sosialisasi yang lebih intensif mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan peran serta mereka dalam pencegahan. Selain itu, revitalisasi peran kader PKK Jumantik di Kelurahan Baru perlu dilakukan dengan memberikan pelatihan danmotivasi agar mereka dapat berkontribusi proaktif dalam pengawasan dan pencegahan.
Keywords
Peran Stakeholder, Upaya Menurunkan Kasus DBD, Hasil Pelaksanaan di Kecamatan Pasar Rebo