skip to main content

GERAKAN PEREMPUAN MAHARDHIKA DALAM ADVOKASI SOSIAL PEMENUHAN HAK-HAK NORMATIF BURUH PEREMPUAN

*Riana Handiansyah  -  S1 Ilmu Pemerintahan, Indonesia
Neny Marlina  -  Universitas Diponegoro, Indonesia

Citation Format:
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi advokasi dan tantangan yang dihadapi Gerakan Perempuan Mahardhika dalam pemenuhan hak-hak normatif buruh perempuan. Pemenuhan hak buruh perempuan harus menjadi prioritas, mengingat beban yang mereka hadapi sangat besar, sehingga kehadiran Perempuan Mahardhika penting untuk mengadvokasi hak-hak tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan studi dokumentasi terhadap berbagai pihak yang terlibat, termasuk Organisasi Perempuan Mahardhika, buruh perempuan, penyintas, KBN Cakung dan DPRD DKI Jakarta. Analisis data menggunakan teori gerakan sosial baru oleh Robert Misel (2004) dan teori advokasi sosial oleh Edi Suharto (2009). Hasil penelitian menunjukan bahwa meskipun Perempuan Mahardhika telah melakukan berbagai upaya dalam mengadvokasi pemenuhan hak-hak buruh perempuan, tantangan yang dihadapi di lapangan masih cukup besar, seperti tidak adanya cuti haid, ketiadaan ruang laktasi di pabrik, laporan pelecehan seksual, tekanan mengundurkan diri saat hamil, hingga sistem lembur tanpa kompensasi dan upah di bawah standar. Di sisi lain, respon pemerintah hanya bersifat informatif tanpa disertai aksi nyata. Rekomendasi yang dihasilkan dalam penelitian ini diharapkan pemerintah lebih aktif dalam melakukan monitoring, evaluasi dan pengawasan secara berkala guna menindak tegas perusahaan yang melanggar hak-hak buruh perempuan. KBN Cakung diharapkan menciptakan lingkungan yang aman bagi buruh perempuan, korban pelecehan, serta pendamping korban seperti paralegal atau pihak lain yang mendukung proses advokasi. Selain itu, Perempuan Mahardhika diharapkan dapat memperkuat jaringan dengan pemerintah agar advokasi yang dilakukan dapat berjalan secara menyeluruh. Kata Kunci: Gerakan Perempuan, Advokasi Sosial, Pemenuhan Hak, Buruh Perempuan
Fulltext View|Download

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.