Peran Pemerintah Kota Semarang dalam Memberikan Perlindungan dan Keadilan Untuk Korban KDRT

Eka dita widyawati, Reni Windiani, Puji Astuti

Abstract


ABSTRACT
The purpose this research is to find out how the role of Semarang City Goverment in
giving protection and justies for victims of Domestic Violence ( KDRT ), in which the
implementation of government policy through the Institute of Semarang SERUNI,
which stands on the grounds the urgents need for the existence of an integrated service
system for women and children victims of gender based violence in the city of
Semarang.
The methodology used in this reserch is a qualitative reserch method, because by using
this method researchers can facus on the actual issues throughh data collection, data
preparation, description of data and data analysis.
The results proved that the presence of the Mayor SK 463/A.023 No. Dated February 2,
2009 on the establishment of the integrated service team handled in and completed
many benefits such as creating a litigious sosiety. However, there are also obstaacles in
the implementation of programs such as the lack integrated service team and the lack of
informationin the community about the existence of the institute received SERUNI.
Recommendations that writer provide : 1. The addition of integrated services team. 2.
Resetting the mayor SK 463/A.023 number or make the decree as the law.
Keywords: SERUNI institution role as implementer assigment mentoring and protecting
victim of KDRT in the city of semarang
ABSTRAKSI
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaiman Peran Pemerintah Kota
Semarang dalam memberikan perlindungan dan keadilan untuk korban kekerasan
dalam rumah tangga ( KDRT )., dimana implementasi kebijakan pemerintah Kota
Semarang tersebut melalui lembaga SERUNI, yang berdiri atas dasar kebutuhan yang
sangat mendesak akan adanya sistem layanan terpadu bagi perempuan dan anak korban
kekerasan berbasis gender di Kota Semarang.
Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif,
karena dengan menggunakan metode ini penelitian dapat memusatkan diri pada
persoalan-persoalan aktual melalui pengumpulan data, penyusunan data, penjelasan
data dan analisis data.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya SK WaliKota terpadu penanganan
kekerasan terhadap perempuan dan anak berbasis gender., hingga tahun 2012 programprogram
Lembaga SERUNI telah berjalan dengan baik, hal ini terbukti semakin
banyaknya kasus yang masuk dan selesai ditangani oleh lembaga SERUNI dari tahun
ke tahun. Program ini juga telah memberikan banyak manfaat antara lain menciptakan
masyarakat yang sadar hukum. Akan tetapi terdapat hambatan-hambatan dalam
pelaksanaan program tersebut seperti masih kurangnya anggota Tim Pelayanan Terpadu
dan masih kurangnya informasi yang diterima masyarakat tentang keberadaan Lembaga
SERUNI.
Rekomendasi yang penulis berikan : 1. Penambahan anggota Tim Pelayanan Terpadu.
2. Mengatur ulang SK Walikota Nomor 463/A.023 atau menjadikan SK tersebut
sebagai Perda.
Kata kunci : peran lembaga Seruni selaku pelaksana tugas pendampingan dan
perlindungan korban KDRT di Kota Semarang


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.