ANALISIS NETWORK ANTAR AKTOR SEMARANG TOURISM BOARD DALAM MEMPROMOSIKAN PARIWISATA KOTA SEMARANG

*juwita sari  -  , Indonesia
Published: .
View
Open Access
Citation Format:
Abstract
Pola-pola lama pemerintah yang selalu menempatkan diri sebagai badan yang paling dominan dan hierarkis serta menjadikan masyarakat dan swasta sebagai pihak kedua dibawah pemerintah, sudah tidak sesuai lagi dengan perkembangan zaman. Dimana dengan semakin berkembangnya zaman maka kompleksitas permasalahan dalam pembangunan dan pelayanan publik juga semakin meningkat, sehingga perlu adanya suatu upaya penyelenggaraan pemerintah yang tertuang dalam good governance, dimana didalamnya harus terdapat kesejajaran hubungan antara institusi negara, pasar, dan masyarakat. Disinilah peran dari manajemen network yang mengatur hubungan antar aktor/stakeholder dalam rangka mengelola kepentingan bersama dalam pencapaian good governance ini.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menggambarkan bagaimanakah hubungan kerjasama/network antar aktor (pemerintah kota, pelaku usaha pariwisata, dan organisasi pariwisata) di dalam Semarang Tourism Board dalam mempromosikan Kota Semarang sebagai kota tujuan wisata serta untuk mengetahui kendala/hambatan apasaja yang terjadi dalam menjalin network antar aktor Semarang Tourism Board. Penelitian dilakukan melalui metode analisa kualitatif yang bersifat deskriptif analisis. Dengan sumber data utama yang diperoleh dari hasil wawancara yang mendalam dengan aktor yang terlibat dalam network Semarang Tourism Board.Dari hasil penelitian, Semarang Tourism Board adalah suatu langkah awal pemerintah Kota Semarang yang sangat inisiatif dan inovatif untuk mengatasi permasalahan pariwisata yang semakin kompleks. Namun tindakan yang inovatif dan inisiatif ini pada akhirnya menjadi kurang efektif dalam pelaksanaan pencapaian tujuan utama network karena tidak diimbangi dengan adanya pengaturan organisasi atau manajemen internal organisasi yang tersistem dan terstruktur secara jelas dan rinci sehingga berbagai kendala muncul dan menghambat network untuk mencapai tujuannya.Kata Kunci : Good Governance, Manajemen Network, Semarang Tourism Board, Promosi Pariwisata

Article Metrics: