EKSTRAKSI KLOROFIL DAN KAROTENOID DENGAN KONSENTRASI PELARUT YANG BERBEDA PADA LAMUN (Enhalus acoroides) DI PERAIRAN LAUT JAWA

Insani Artati Zendrato, Fronthea Swastawati, Romadhon Romadhon

Abstract


Lamun Enhalusacoroidesmemiliki pigmen seperti klorofil dan karotenoid yang dapat dimanfaatkan sebagai pewarna alami.Penelitian ini bertujuan mengetahui karakteristik pigmen klorofil dan karotenoid dari pengaruh lingkungan.Materi yang digunakan adalah lamun E.acoroides dari perairan Karimunjawa dan pulau Panjang, Jepara.Ekstraksi menggunakan pelarut aseton pada konsentrasi berbeda (90%, 95% dan 100%)dengan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL).Parameter yang diuji adalah penurunan pigmen terhadap sinar matahari, oksidator dankondisi penyimpanan.Perbedaan konsentrasi pelarut berbeda nyata (P<0.05) terhadap klorofil a dan karotenoid.  Aseton 90% dan 95% tidak berbeda nyata (P>0.05) terhadap klorofil b. Hasiluji KLT didapatkan nilai Rf klorofil a0,55, klorofil b0,41, dan karotenoid 0,98dari Rf literatur0.44, 0.32, 0.95. Kandungan pigmen E.acoroidesdari perairan Karimunjawa yaitu klorofil a 10.70 µg/ml, klorofil b 4.52 µg/ml, dan karotenoid 2.84 µg/ml, dari perairan pulau Panjang yaitu klorofil a 8.35 µg/ml, klorofil b 3.42 µg/ml dan karotenoid 2.70 µg/ml. Hasil uji penurunan pigmen terhadap pengaruh lingkungan, menunjukkan bahwa semakin lama pigmen terpapar oleh kondisi lingkungan maka kandungan pigmen juga semakin menurun.


Keywords


Lamun E. acoroides, Ekstraksi, Karotenoid, Klorofil, Pigmen

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Creative Commons License
Jurnal Pengolahan dan Bioteknologi Hsil Perikanan by http://ejournal-s1.undip.ac.id/index.php/jpbhp is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

View My Stats