BibTex Citation Data :
@article{JPBHP2769, author = {Nur Megawati and Eko Dewi and Sumardianto -}, title = {PENGARUH TEKNIK PENGERINGAN DAN LAMA EKSTRAKSI YANG BERBEDA TERHADAP KUALITAS SEMI REFINED CARRAGEENAN (SRC) Eucheuma cottonii}, journal = {Jurnal Pengolahan dan Bioteknologi Hasil Perikanan}, volume = {2}, number = {2}, year = {2013}, keywords = {Semi Refined Carrageenan (SRC), kualitas SRC, teknik pengeringan dan lama ekstraksi}, abstract = { Rumput laut merupakan salah satu komoditas ekspor dan sumberdaya perairan yang mempunyai nilai ekonomis tinggi. Pemanfaatan rumput laut sebagai komoditas ekspor masih terbatas dalam bentuk kering, salah satu cara dengan melakukan pengolahan lebih lanjut yang dapat meningkatkan nilai jual, misalnya pengolahan menjadi Semi Refined Carrageenan (SRC). Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui secara nyata apakah teknik pengeringan awal serta lama ekstraksi yang berbeda dapat mempengaruhi kualitas SRC. Materi yang digunakan dalam penelitian ini adalah Eucheuma cottonii segar, pengeringan menggunakan sinar matahari, Solar Tunnel Dryer (STD) dan bahan pendukung lainnya. Metode yang digunakan yaitu eksperimental laboratories. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial. Serta nilai organoleptik SRC E. cottonii pada lama ekstraksi dan teknik pengeringan yang berbeda. Sebagai perlakuan dengan lama ekstraksi 3 jam, 4 jam dan 5 jam. Hasil penelitian utama didapat teknik pengeringan STD dan lama ekstraksi 5 jam menghasilkan kualitas SRC yang terbaik, serta menunjukkan teknik pengeringan dan lama ekstraksi yang berbeda memberikan pengaruh yang sangat nyata (P < 0,01) terhadap nilai rendemen 69,13%, kadar air 7,68%, kekuatan gel 569,92 g/cm 2 , kadar sulfat 15,91%, viskositas 17,69 cps, kadar abu 23,09% dan kadar abu tak larut asam 0,75%. Uji organoleptik diperoleh nilai diatas 7 sehingga dapat disimpulkan bahwa nilai tersebut layak dikonsumsi. }, issn = {2442-4145}, pages = {146--155} url = {https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/jpbhp/article/view/2769} }
Refworks Citation Data :
Rumput laut merupakan salah satu komoditas ekspor dan sumberdaya perairan yang mempunyai nilai ekonomis tinggi. Pemanfaatan rumput laut sebagai komoditas ekspor masih terbatas dalam bentuk kering, salah satu cara dengan melakukan pengolahan lebih lanjut yang dapat meningkatkan nilai jual, misalnya pengolahan menjadi Semi Refined Carrageenan (SRC). Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui secara nyata apakah teknik pengeringan awal serta lama ekstraksi yang berbeda dapat mempengaruhi kualitas SRC. Materi yang digunakan dalam penelitian ini adalah Eucheuma cottonii segar, pengeringan menggunakan sinar matahari, Solar Tunnel Dryer (STD) dan bahan pendukung lainnya. Metode yang digunakan yaitu eksperimental laboratories. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial. Serta nilai organoleptik SRC E. cottonii pada lama ekstraksi dan teknik pengeringan yang berbeda. Sebagai perlakuan dengan lama ekstraksi 3 jam, 4 jam dan 5 jam. Hasil penelitian utama didapat teknik pengeringan STD dan lama ekstraksi 5 jam menghasilkan kualitas SRC yang terbaik, serta menunjukkan teknik pengeringan dan lama ekstraksi yang berbeda memberikan pengaruh yang sangat nyata (P<0,01) terhadap nilai rendemen 69,13%, kadar air 7,68%, kekuatan gel 569,92 g/cm2, kadar sulfat 15,91%, viskositas 17,69 cps, kadar abu 23,09% dan kadar abu tak larut asam 0,75%. Uji organoleptik diperoleh nilai diatas 7 sehingga dapat disimpulkan bahwa nilai tersebut layak dikonsumsi.
Last update: