POTENSI KERAWANAN GELOMBANG TSUNAMI DI PESISIR BANTUL, DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA

Rahadimas Giyan Setyadi, Denny Nugroho S, Subandono Diposaptono

Abstract


Bantul merupakan salah satu daerah yang berada tepat di hamparan Samudera Hindia pada selatan Pulau Jawa dengan pergerakan lempeng yang cukup implusif sehingga sering terjadi gempa bahkan tidak menutup kemungkinan rawan terjadi gelombang tsunami. Tujuan dari penelitian ini untuk menentukan potensi kerawanan yang ditimbulkan gelombang tsunami di pesisir Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta yang diolah  menggunakan persamaan Green Law dan Global Mapper 13. Data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi data slope (kelerengan pantai), data elevasi pantai, data koordinat penelitian, data bathimetri, data source (sumber gempa bumi), dan data pasang surut. Hasil dari parameter yang menjadi potensi kerawanan gelombang tsunami yaitu jarak dari garis pantai 2 km, jarak dari sungai 100 meter, potensi kerawanan tinggi, sedang, dan rendah dari parameter elevasi pantai sebesar (< 1 meter, 1 – 3 meter, dan > 3 meter), slope atau kelerengan pantai tertinggi dan terendah secara berturut – turut adalah (14, 91 % dan -0, 0006 %). Total luas daerah yang terimbas akibat kerawanan gelombang tsunami yaitu 156, 861 km2 atau 15. 686, 1 Ha. Dan total daerah yang memiliki potensi kerawanan gelombang tsunami sebanyak 10 daerah yang tersebar di pesisir Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.


Keywords


Gelombang tsunami; Global Mapper 13; Potensi Kerawanan;Green Law;Bantul.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Creative Commons License
Journal of Oceanography by http://ejournal-s1.undip.ac.id/index.php/joce is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

View My Stats