PENENTUAN KANDUNGAN PIGMEN FIKOBILIPROTEIN EKSTRAK Spirulina platensis DENGAN TEKNIK EKSTRAKSI BERBEDA DAN UJI TOKSISITAS METODE BSLT

*Shofa Farihah  -  , Indonesia
Bambang Yulianto  -  , Indonesia
Ervia Yudiati  -  , Indonesia
Published: 29 Apr 2014.
Open Access
Citation Format:
Abstract
Spirulina platensis merupakan mikroalga dengan kandungan pigmen tertinggi yaitu fikosianin. Pemanfaaatan fikosianin sebagai bahan baku industri sudah banyak digunakan. Lebih jauh lagi, keberhasilan ekstraksi pigmen fikosianin mengarah kepada potensinya sebagai antitumor, antiinflamasi, antimikroba, dan antioksidan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan kandungan pigmen fikobiliprotein mikroalga Spirulina platensis strain BBPBAP dan menentukan konsentrasi dan nilai LC50 ekstrak mikroalga Spirulina platensis strain BBPBAP dengan metode uji BSLT dengan teknik ekstraksi waktu freezing  yang berbeda. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimental laboratorium dengan analisis data secara deskriptif. Uji kandungan pigmen fikobiliprotein dilakukan dengan uji spektrofotometri dan uji toksisitas ekstrak Spirulina platensis dilakukan dengan menghitung nilai LC50-24 jam dengan metode uji BSLT (Brine Shrimp Lethality Test). Hasil uji kandungan pigmen fikobiliprotein Spirulina platensis strain BBPBAP Jepara didapatkan pigmen fikobiliprotein tertinggi yaitu pigmen allo-fikosianin serta perlakuan tanpa freezing (K) memiliki kandungan tertinggi di antara dua perlakuan lain, yaitu sebesar fikoeritrin = 28 mg/ml, fikosianin = 81 mg/ml, dan allo-fikosianin = 97 mg/ml. Hasil uji toksisitas BSLT (Brine Shrimp Lethality Test) ekstrak Spirulina platensis dengan pelarut aquades memperlihatkan bahwa nilai LC50-24 jam sebesar 0,176 ppm.
Keywords: Spirulina platensis, pigmen fikobiliprotein, LC50-24 jam

Article Metrics: