SKRINING AKTIVITAS ANTIBAKTERI PADA EKSTRAK Sargassum polycystum TERHADAP BAKTERI Vibrio harveyi DAN Micrococcus luteus DI PULAU PANJANG JEPARA

*Erwin Ivan Riyanto  -  Program Studi Ilmu Kelautan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro, Indonesia
Ita Widowati  -  , Indonesia
Agus Sabdono  -  , Indonesia
Received: 13 Mar 2014; Published: 1 May 2014.
Open Access
Citation Format:
Abstract
Sargassum polycystum mempunyai berbagai macam zat senyawa bioaktif yang memiliki potensi sebagai antibakteri, antivirus, antijamur, serta antikanker. Pemanfaatan bahan hayati laut sebagai obat antibakteri adalah terobosan baru sebagai alternatif, obat yang sifatnya alami mempunyai efek samping lebih rendah dari pada obat sintetis, karena obat alami bisa tereduksi oleh tubuh ikan budidaya dan mudah tedegradasi lingkungan, sehingga dapat menambah nilai ekonomi Sargassum polycystum tersebut. Pelarut etil asetat mempunyai aktivitas antibakteri paling baik terhadap bakteri Vibrio harveyi dan Micrococcus luteus. Hal tersebut dibuktikan dengan  nilai MBC (minimum bacteriosidal concentration) mencapai konsentrasi 0,5 µg/disk dengan nilai diameter 1.67 mm terhadap bakteri V. harveyi  dan 4.55 mm terhadap bakteri M. luteus. Ekstrak Sargassum polycystum positif mengandung senyawa alkaloid pada ekstrak menggunakan pelarut heksana dan senyawa steroid pada pelarut metanol, Etil asetat, dan heksana. Uji toksisitas ekstrak Sargassum polycystum memiliki efek toksik terhadap Artemia salina dengan kategori toksik golongan kronis pada pengamatan ke-24 jam, dengan kata lain ekstrak Sargassum polycystum bersifat racun pada organisme hidup.
Keywords: Skrining ; Aktivitas antibakteri ; Sargassum polycystum ; Vibrio harveyi ; Micrococcus luteus

Article Metrics: