BibTex Citation Data :
@article{JMR48031, author = {Muhammad Wirawan and Ginanjar Pratama and Desy Aryani and Adi Susanto and Muta Ali Khalifa and Erik Munandar and Hery Sutrawan Nurdin and Hendrawan Syafrie}, title = {Efektivitas Penempatan Apo (Alat Pemecah Ombak) Dalam Upaya Mendukung Pertumbuhan Mangrove (Rizophora sp.) yang Optimal Di Desa Cigorondong}, journal = {Journal of Marine Research}, volume = {14}, number = {1}, year = {2025}, keywords = {Breakwater; Ekologi; Ekosistem; Mangrove; Pertumbuhan.}, abstract = { Mangrove merupakan tanaman yang hidup di wilayah pesisir dan memiliki banyak manfaat seperti untuk meredam gelombang, menyimpan karbon, mencegah abrasi dan menstabilkan erosi. Upaya untuk menjaga kelestarian mangrove dilakukan penanaman di Desa Cigorondong dengan tambahan APO (Alat Pemecah Ombak) sebagai pelindung sementara hingga bibit mangrove mempunyai akar yang kuat untuk menahan gelombang secara alami. Penelitian ini bertujuan menganalisis laju pertumbuhan mangrove dengan tambahan APO sebagai upaya melindungi bibit mangrove. Penelitian dilakukan dengan metode purposive sampling sebagai penentu titik stasiun dengan mempertimbangkan faktor lingkungan, stasiun 1 terletak dekat dengan aliran air hujan, terdapat karang besar, sedikit mangrove alami dan APO yang terbuat dari bambu. Stasiun 2 terletak tepat dibelakang mangrove alami dan ditambah APO yang terbuat dari bambu. Stasiun 3 hanya terdapat APO dari bambu yang menjadi alat pelindung bibit mangrove. Pemeliharaan dilakukan dengan pengukuran tinggi, diameter, jumlah daun dan jumlah bibit yang hidup, pengambilan parameter lingkungan dan sedimen. Hasil penelitian menunjukkan penempatan APO untuk upaya memecah gelombang masih kurang efektif karena ukuran APO dengan tinggi 1 meter dan panjang 6 meter tidak dapat melindungi seluruh bibit mangrove yang ada pada tiap stasiun. Bibit mangrove yang berhasil tumbuh dengan persentase (≥ 60%) hanya ada pada stasiun 2, karena memiliki bantuan perlindungan dari mangrove alami sehingga gelombang dapat terpecah secara optimal dan tidak secara langsung menghantam bibit mangrove. Selain itu, pertumbuhan mangrove juga dipengaruhi oleh parameter lingkungan dan karakteristik substrat. }, issn = {2407-7690}, pages = {62--71} doi = {10.14710/jmr.v14i1.48031}, url = {https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/jmr/article/view/48031} }
Refworks Citation Data :
Mangrove merupakan tanaman yang hidup di wilayah pesisir dan memiliki banyak manfaat seperti untuk meredam gelombang, menyimpan karbon, mencegah abrasi dan menstabilkan erosi. Upaya untuk menjaga kelestarian mangrove dilakukan penanaman di Desa Cigorondong dengan tambahan APO (Alat Pemecah Ombak) sebagai pelindung sementara hingga bibit mangrove mempunyai akar yang kuat untuk menahan gelombang secara alami. Penelitian ini bertujuan menganalisis laju pertumbuhan mangrove dengan tambahan APO sebagai upaya melindungi bibit mangrove. Penelitian dilakukan dengan metode purposive sampling sebagai penentu titik stasiun dengan mempertimbangkan faktor lingkungan, stasiun 1 terletak dekat dengan aliran air hujan, terdapat karang besar, sedikit mangrove alami dan APO yang terbuat dari bambu. Stasiun 2 terletak tepat dibelakang mangrove alami dan ditambah APO yang terbuat dari bambu. Stasiun 3 hanya terdapat APO dari bambu yang menjadi alat pelindung bibit mangrove. Pemeliharaan dilakukan dengan pengukuran tinggi, diameter, jumlah daun dan jumlah bibit yang hidup, pengambilan parameter lingkungan dan sedimen. Hasil penelitian menunjukkan penempatan APO untuk upaya memecah gelombang masih kurang efektif karena ukuran APO dengan tinggi 1 meter dan panjang 6 meter tidak dapat melindungi seluruh bibit mangrove yang ada pada tiap stasiun. Bibit mangrove yang berhasil tumbuh dengan persentase (≥ 60%) hanya ada pada stasiun 2, karena memiliki bantuan perlindungan dari mangrove alami sehingga gelombang dapat terpecah secara optimal dan tidak secara langsung menghantam bibit mangrove. Selain itu, pertumbuhan mangrove juga dipengaruhi oleh parameter lingkungan dan karakteristik substrat.
Article Metrics:
Last update: