BibTex Citation Data :
@article{JMR43254, author = {Ardhan Adhirajasa and Munasik Munasik and Retno Hartati}, title = {Hubungan Kerapatan Mangrove dengan Kelimpahan Gastropoda di Muara Sungai Dusun Tapak, Semarang}, journal = {Journal of Marine Research}, volume = {14}, number = {1}, year = {2025}, keywords = {Bahan Organik; Dusun Tapak; Kelimpahan Gastropoda; Kerapatan Mangrove; Parameter Perairan}, abstract = { Ekosistem mangrove merupakan suatu ekosistem estuari yang memiliki peran penting bagi kelangsungan gastropoda. Gastropoda merupakan biota bertubuh lunak yang memiliki cangkang di luar tubuhnya sebagai tempat berlindung. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis dan kelimpahan Gastropoda, kerapatan mangrove, serta hubungan kerapatan mangrove dengan kelimpahan Gastropoda di muara sungai kawasan hutan mangrove Dusun Tapak. Penelitian dilaksanakan di muara sungai Dusun Tapak, Semarang pada bulan November – Desember 2023. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Terdapat 3 stasiun pengamatan berukuran 50 x 10 meter, dan tiap stasiun dibagi menjadi 3 sub plot berukuran 10 x 10 meter. Pengambilan parameter perairan dilakukan secara in situ dan analisis bahan organik dilakukan pada Lab. Biologi Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Diponegoro. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 10 spesies gastropoda dari 4 famili berbeda yaitu famili Potamididae, Assiminidae, Ellobiidae, dan Litorinidae, dengan nilai kelimpahan berkisar antara 0,62–7,6 ind/m². Hasil kerapatan mangrove di muara sungai hutan mangrove Dusun Tapak termasuk dalam kategori padat. Hubungan kerapatan mangrove dengan kelimpahan Gastropoda menunjukkan hasil yang berbanding lurus, dengan korelasi positif dan sangat kuat. Kualitas perairan di muara sungai Dusun Tapak menunjukkan hasil yang masih dapat ditoleransi oleh mangrove dan Gastropoda. Perolehan kandungan bahan organik berkisar antara 4,37 – 11,63% dengan kategori sedang hingga tinggi. Tipe substrat pada ketiga stasiun termasuk dalam kategori lumpur dan lumpur berpasir. Berdasarkan penelitian ini, disimpulkan bahwa kerapatan mangrove dan kelimpahan Gastropoda saling berpengaruh, di mana semakin tinggi nilai kerapatan mangrove maka semakin tinggi juga nilai kelimpahan Gastropoda. }, issn = {2407-7690}, pages = {135--144} doi = {10.14710/jmr.v14i1.43254}, url = {https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/jmr/article/view/43254} }
Refworks Citation Data :
Ekosistem mangrove merupakan suatu ekosistem estuari yang memiliki peran penting bagi kelangsungan gastropoda. Gastropoda merupakan biota bertubuh lunak yang memiliki cangkang di luar tubuhnya sebagai tempat berlindung. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis dan kelimpahan Gastropoda, kerapatan mangrove, serta hubungan kerapatan mangrove dengan kelimpahan Gastropoda di muara sungai kawasan hutan mangrove Dusun Tapak. Penelitian dilaksanakan di muara sungai Dusun Tapak, Semarang pada bulan November – Desember 2023. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Terdapat 3 stasiun pengamatan berukuran 50 x 10 meter, dan tiap stasiun dibagi menjadi 3 sub plot berukuran 10 x 10 meter. Pengambilan parameter perairan dilakukan secara in situ dan analisis bahan organik dilakukan pada Lab. Biologi Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Diponegoro. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 10 spesies gastropoda dari 4 famili berbeda yaitu famili Potamididae, Assiminidae, Ellobiidae, dan Litorinidae, dengan nilai kelimpahan berkisar antara 0,62–7,6 ind/m². Hasil kerapatan mangrove di muara sungai hutan mangrove Dusun Tapak termasuk dalam kategori padat. Hubungan kerapatan mangrove dengan kelimpahan Gastropoda menunjukkan hasil yang berbanding lurus, dengan korelasi positif dan sangat kuat. Kualitas perairan di muara sungai Dusun Tapak menunjukkan hasil yang masih dapat ditoleransi oleh mangrove dan Gastropoda. Perolehan kandungan bahan organik berkisar antara 4,37 – 11,63% dengan kategori sedang hingga tinggi. Tipe substrat pada ketiga stasiun termasuk dalam kategori lumpur dan lumpur berpasir. Berdasarkan penelitian ini, disimpulkan bahwa kerapatan mangrove dan kelimpahan Gastropoda saling berpengaruh, di mana semakin tinggi nilai kerapatan mangrove maka semakin tinggi juga nilai kelimpahan Gastropoda.
Article Metrics:
Last update: