BibTex Citation Data :
@article{JMR43151, author = {Raditya Indrawatara and Agus Trianto and Delianis Pringgenies}, title = {Analisis Senyawa Hasil Fermentasi Pakan Udang Menggunakan Isolat Kapang Endofit Mangrove}, journal = {Journal of Marine Research}, volume = {14}, number = {1}, year = {2025}, keywords = {Fusarium equiseti; Konsorsium; Pestalotiopsis microspora}, abstract = { Fermentasi adalah teknik pengolahan pakan berfungsi untuk meningkatkan senyawa bioaktif dan menghilangkan faktor anti nutrisi di dalam pakan. Tujuan penilitian ini untuk mengetahui kandidat kapang yang berpotensi dalam proses fermentasi pakan udang dan mengetahui jenis atau perbedaan golongan senyawa yang dihasilkan dari setiap hasil fermentasi dengan menggunakan isolat yang berbeda. Isolat kapang didapatkan dari koleksi kapang Marine Natural Product , Unit Pelaksanaan Teknis Laboratorium Terpadu Universitas Diponegoro. Kultur massal dan cair dilakukan mengunakan media Potato Dextrose Agar (PDA) dan Potato Dextrose Broth (PDB) Fermentasi pakan udang dilakukan dengan 4 perlakuan berbeda, yaitu: kontrol, fermentasi menggunakan isolat Fusarium equiseti , fermentasi menggunakan isolat Pestalotiopsis microspora dan fermentasi konsorsium. Maserasi dilakukan selama 3x24 jam dengan pelarut etil asetat dan methanol. Uji Liquid Chromatography Tandem-Mass Spectrometry (LC-MS) dilakukan untuk screening senyawa yang dihasilkan. Hasil kultur massal dan kultur cair dari masing-masing isolat kapang tumbuh baik pada semua jenis media tanam. Hasil fermentasi menggunakan isolat-isolat kapang menunjukan perbedaan tekstur dan warna pada pakan. Hasil kromatogram menunjukkan perlakuan fermentasi mampu mereduksi kandungan dalam pakan dengan berkurangnya intensitas pada peak dengan Rt \{(9.37) - (10.80)\} dari setiap variabel fermentasi pakan. Kemunculan senyawa baru yang dihasilkan dari proses fermentasi ditunjukkan pada kromatogram setiap variabel fermentasi pakan pada peak dengan Rt \{(4.95) - (6.78)\}. Penurunan intensitas kandungan selulosa dan protein pakan udang terbaik ditunjukkan oleh perlakuan fermentasi pakan menggunakan isolat Pestalotiopsis microspora (19-MSR-B3-5). }, issn = {2407-7690}, pages = {117--124} doi = {10.14710/jmr.v14i1.43151}, url = {https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/jmr/article/view/43151} }
Refworks Citation Data :
Fermentasi adalah teknik pengolahan pakan berfungsi untuk meningkatkan senyawa bioaktif dan menghilangkan faktor anti nutrisi di dalam pakan. Tujuan penilitian ini untuk mengetahui kandidat kapang yang berpotensi dalam proses fermentasi pakan udang dan mengetahui jenis atau perbedaan golongan senyawa yang dihasilkan dari setiap hasil fermentasi dengan menggunakan isolat yang berbeda. Isolat kapang didapatkan dari koleksi kapang Marine Natural Product, Unit Pelaksanaan Teknis Laboratorium Terpadu Universitas Diponegoro. Kultur massal dan cair dilakukan mengunakan media Potato Dextrose Agar (PDA) dan Potato Dextrose Broth (PDB) Fermentasi pakan udang dilakukan dengan 4 perlakuan berbeda, yaitu: kontrol, fermentasi menggunakan isolat Fusarium equiseti, fermentasi menggunakan isolat Pestalotiopsis microspora dan fermentasi konsorsium. Maserasi dilakukan selama 3x24 jam dengan pelarut etil asetat dan methanol. Uji Liquid Chromatography Tandem-Mass Spectrometry (LC-MS) dilakukan untuk screening senyawa yang dihasilkan. Hasil kultur massal dan kultur cair dari masing-masing isolat kapang tumbuh baik pada semua jenis media tanam. Hasil fermentasi menggunakan isolat-isolat kapang menunjukan perbedaan tekstur dan warna pada pakan. Hasil kromatogram menunjukkan perlakuan fermentasi mampu mereduksi kandungan dalam pakan dengan berkurangnya intensitas pada peak dengan Rt {(9.37) - (10.80)} dari setiap variabel fermentasi pakan. Kemunculan senyawa baru yang dihasilkan dari proses fermentasi ditunjukkan pada kromatogram setiap variabel fermentasi pakan pada peak dengan Rt {(4.95) - (6.78)}. Penurunan intensitas kandungan selulosa dan protein pakan udang terbaik ditunjukkan oleh perlakuan fermentasi pakan menggunakan isolat Pestalotiopsis microspora (19-MSR-B3-5).
Article Metrics:
Last update: