BibTex Citation Data :
@article{JMR36498, author = {Mochammad Yusup and Bambang Yulianto and Suryono Suryono}, title = {Struktur Komunitas Teripang di Pulau Kemujan dan Pulau Sintok, Balai Taman Nasional Karimunjawa, Jepara}, journal = {Journal of Marine Research}, volume = {14}, number = {1}, year = {2025}, keywords = {Teripang; Kualitas Perairan; Bahan Organik; Sedimen; PCA}, abstract = { Teripang memiliki distribusi yang cukup luas di perairan Indonesia termasuk di Kepulauan Karimunjawa. Perubahan kondisi lingkungan dapat menyebabkan perubahan komposisi spesies dalam suatu ekosistem. Hal ini akan berdampak pada kelimpahan teripang di habitatnya. Teripang membutuhkan lingkungan yang sesuai dengan daya dukung lingkungannya. Penelitian ini memiliki tujuan guna mengetahui kelimpahan teripang pada ekosistem lamun dan hubungan antara faktor fisika kimia perairan terhadap jumlah indidivdu teripang di perairan Karimunjawa terutama pada Pulau Kemujan dan Pulau Sintok. Penelitian berlokasi di Perairan Pulau Kemujan dan Pulau Sintok. Penelitian ini menggunakan metode survey secara purposive sampling, transek kuadran dengan ukuran 50x50 cm 2 diletakan pada garis transek sepanjang 100 meter dengan jarak antar transek yaitu 10 meter. Pengambilan data teripang dilakukan bersamaan dengan penghitungan data tegakan lamun. Parameter yang diamati adalah salinitas, suhu, DO, pH, kandungan bahan organik, dan jenis substrat. Hasil penelitian di Perairan Pulau Kemujan dan Sintok ditemukan jenis teripang Holothuria atra dan Synapta maculata . Kepadatan rata-rata pada Pulau Kemujan 0,13 individu/m 2 dan pada Pulau Sintok 0,28 individu/m 2 . Berdasarkan hasil Analisis PCA diketahui bahwa kelimpahan teripang dipengaruhi oleh bahan organik. Nilai biplot axes F1 dan F2 sebesar 80,96%. Kelimpahan teripang berkorelasi positif terhadap bahan organik. }, issn = {2407-7690}, pages = {183--190} doi = {10.14710/jmr.v14i1.36498}, url = {https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/jmr/article/view/36498} }
Refworks Citation Data :
Teripang memiliki distribusi yang cukup luas di perairan Indonesia termasuk di Kepulauan Karimunjawa. Perubahan kondisi lingkungan dapat menyebabkan perubahan komposisi spesies dalam suatu ekosistem. Hal ini akan berdampak pada kelimpahan teripang di habitatnya. Teripang membutuhkan lingkungan yang sesuai dengan daya dukung lingkungannya. Penelitian ini memiliki tujuan guna mengetahui kelimpahan teripang pada ekosistem lamun dan hubungan antara faktor fisika kimia perairan terhadap jumlah indidivdu teripang di perairan Karimunjawa terutama pada Pulau Kemujan dan Pulau Sintok. Penelitian berlokasi di Perairan Pulau Kemujan dan Pulau Sintok. Penelitian ini menggunakan metode survey secara purposive sampling, transek kuadran dengan ukuran 50x50 cm2 diletakan pada garis transek sepanjang 100 meter dengan jarak antar transek yaitu 10 meter. Pengambilan data teripang dilakukan bersamaan dengan penghitungan data tegakan lamun. Parameter yang diamati adalah salinitas, suhu, DO, pH, kandungan bahan organik, dan jenis substrat. Hasil penelitian di Perairan Pulau Kemujan dan Sintok ditemukan jenis teripang Holothuria atra dan Synapta maculata. Kepadatan rata-rata pada Pulau Kemujan 0,13 individu/m2 dan pada Pulau Sintok 0,28 individu/m2. Berdasarkan hasil Analisis PCA diketahui bahwa kelimpahan teripang dipengaruhi oleh bahan organik. Nilai biplot axes F1 dan F2 sebesar 80,96%. Kelimpahan teripang berkorelasi positif terhadap bahan organik.
Article Metrics:
Last update: