Efektifitas Kitosan dalam Penurunan Kadar Lipid pada Limbah Produksi Batik Desa Pencongan, Pekalongan

*Nita Puspita Sari  -  Departemen Ilmu Kelautan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro, Indonesia
Raden Ario  -  Departemen Ilmu Kelautan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro, Indonesia
Bambang Yulianto  -  Departemen Ilmu Kelautan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro, Indonesia
Published: 2 Feb 2018.
Open Access
Citation Format:
Abstract

ABSTRAK : Kesenian batik saat ini telah berubah menjadi industri yang yang berkembang pesat.Produksi batik menghasilkan limbah cair yang bisa membahayakan lingkungan, salah satu adalah lipid.Kandungan lipid dalam limbah produksi batik diketahui berada dalam jumlah yang cukup besar.sehingga perlu dilakukan upaya pengelolaan limbah lipid tersebut. Salah satunya dengan menggunakan kitosan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kemampuan kitosan dalam menurunkan kadar lipid pada limbah produksi batik dan menentukan kadar kitosan paling efektif dari variasi konsentrasi yang digunakan.Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap dengan tiga kali pengulangan dan taraf perlakuan berupa A (0,05%), B (0,5%) dan C (5%). Perlakuan yang dilakukan adalah dengan mereaksikan larutan kitosan dengan sampel air limbah selama 30 menit dengan menggunakan pengaduk maknetik. Selanjutnya dilakukan uji gravimetri untuk penentuan kadar lipid. Analisis data yang dilakukan adalah uji anova dengan software  SPSS.Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap perlakuan mampu menurunkan kadar lipid pada limbah produksi batik. Variasi kitosan memberikan pengaruh nyata terhadapkadar lipid dimana semakin besar konsentrasi kitosan yang digunakan maka kandungan lipid dalam limbah produksi batik semakin sedikit. Perlakuan dengan konsentrasi 5% merupakan perlakuan yang mampu menurunkan kadar kitosan paling baik yaitu pada kisaran 87.81% sampai 92.57%. Kitosan dengan konsentrasi 5% menurunakn kadar lipid dari 100,90 mg/L menjadi 7,50 mg/L.

 

ABSTRACT : Batik art has turned into a rapidly growing industry. Batik production produce waste that could endanger an environment, one ingredient is lipid. Lipids are compounds that are not able to mix with water and difficult to degrade. Lipid content in the waste of batik production is known to be in large enough quantities. So it is necessary to process the waste management use chitosan. The aim of this study was to determine the ability of chitosan in decrease lipid levels in the waste of batik production and determine the most effective chitosan levels of the concentrations used.This study uses a completely randomized design with three replications and standard of treatment in the form of A (0.05%), B (0.5%) and C (5%). The treatment is carried out by reacting the chitosan solution with wastewater samples for 30 minutes using magnetic stirrer. Chitosan solution is obtained by mixing chitosan powder with a solution of acetic acid. Gravimetric method used to determine the lipid levels. The data analysis that used was anova test with SPSS software.The results showed that each treatment can decrease lipid levels in the waste of batik production. Variations chitosan significantly effect the lipid levels where the bigger concentration of chitosan has the less lipid levels in the waste of batik production. 5% chitosan was the most effective treatment in this study to decrease the lipid levels in the range between 87.81% to 92.57%. Chitosan concentration of 5% can decrease lipid from 100.90 mg / L to 7.50 mg / L.

Keywords: Kitosan; Lipid; Limbah batik

Article Metrics: