Komposisi dan Kelimpahan Fitoplankton di Perairan Pandansari, Desa Kaliwlingi, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah

*Siti Aminah  -  Universitas Diponegoro, Indonesia
Ria Azizah Tri Nuraini  -  Universitas Diponegoro, Indonesia
Ali Djunaedi  -  Universitas Diponegoro, Indonesia
Received: 21 Nov 2019; Published: 20 Feb 2020.
Open Access
Citation Format:
Abstract

ABSTRAK : Fitoplankton merupakan dasar dari rantai makanan (primary producer) di perairan. Fitoplankton juga memiliki fungsi lain yaitu sebagai  bioindikator untuk mengevaluasi kualitas dan tingkat kesuburan perairan. Keberadaan fitoplankton sangat penting karena mendukung seluruh kehidupan biota laut lainya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui struktur komunitas fitoplankton dan kualitas perairan di sekitar ekowisata “Dewi Mangrove sari” berdasarkan kelimpahan dan keanekargaman fitoplankton. Penelitian ini di laksanakan pada tanggal 26 Juni 2018 dan 7 November 2018. Penelitian ini dilakukan di  sekitar ekowisata mangrove “Dewi Mangrove Sari” Pandansari, Desa Kaliwlingi, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah,  dengan 3 stasiun dan 3 pengulangan pengambilan sampel.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif, sedangkan dalam penentuan titik lokasi pengambilan sampel fitoplankton menggunakan metode purposive sampling. Hasil dari penelitian ini ditemukan 4 dari 22 genus yaitu,  Bacillariophycea dengan 15 genus,  Dynophyceae dengan 5 genus, Cyanophyceae dengan1 genus dan Crysophyceae ditemukan 1 genus. kelimpahan fitoplankton sebesar 42.555,67 Ind/L pada Bulan Juni 2018 dan 44.072,17 Ind/L untuk bulan November termasuk dalam kondisi kesuburan tinggi (Eutrofik). Indeks keanekaragaman (H’) berkisar antara 1,91 - 2,57, indeks keseragaman (e) berkisar antara 0,65-0,84, indeks dominasi (C) berkisar antara 0,13 – 0,18. Dapat disimpulkan  bahwa indeks keanekaragaman di perairan sekitar ekowisata “Dewi Mangrove Sari” Pandansari, Desa kaliwlingi, Kabupaten Brebes, Jawa tengah termasuk dalam kategori tinggi dan tidak ada dominasi. Perairan sekitar ekowisata “Dewi Mangrove Sari” cukup stabil dan persebaran individu pada setiap genus cukup merata dan tidak ada jenis yang mendominasi.

 

ABSTRACT: Phytoplankton are the basis of the food chain (primary producer) in water. Phytoplankton also has another function, namely as a bio-indicator to evaluate the quality and level of water fertility. The existence of phytoplankton is very important because it supports all other marine life. The purpose of this study was to determine the structure of the phytoplankton community and the quality of the waters around the ecotourism "Dewi Mangrove sari" based on the abundance and diversity of phytoplankton. This research was carried out on 26 June 2018 and 7 November 2018. The research was conducted around the Pandansari "Dewi Mangrove Sari" mangrove ecotourism, Kaliwlingi Village, Brebes Regency, Central Java, with 3 stations and 3 sampling repeats. The method used in this research is descriptive, while in determining the location of phytoplankton sampling locations using a purposive sampling method. The results of this study found 4 out of 22 genera namely, Bacillariophycea with 15 genera, Dynophyceae with 5 genera, Cyanophyceae with 1 genus and Crysophyceae found 1 genus. Phytoplankton abundance of 42,555.67 Ind / L in June 2018 and 44,072.17 Ind / L for November included in conditions of high fertility (Eutrophic). Diversity index (H ') ranged from 1.91 to 2.57, uniformity index (e) ranged from 0.65 to 0.84, dominance index (C) ranged from 0.13 to 0.18. It can be concluded that the diversity index in the waters around Pandansari's "Dewi Mangrove Sari" ecotourism, Kaliwlingi Village, Brebes Regency, Central Java is included in the high category and there is no dominance. The waters around the ecotourism "Dewi Mangrove Sari" are quite stable and the distribution of individuals in each genus is quite evenly distributed and no species dominates.

 

Keywords: Phytoplankton; Structure community; Brebes

Article Metrics: