Kajian Valuasi Ekonomi Ekosistem Hutan Mangrove Di Desa Kaliwlingi Dan Desa Sawojajar, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah

*Yonanda Alodea Christy  -  Departemen Ilmu Kelautan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro, Indonesia
Wilis Ari Setyati  -  Departemen Ilmu Kelautan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro, Indonesia
Rudhi Pribadi  -  Departemen Ilmu Kelautan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro, Indonesia
Published: 3 Feb 2019.
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: Articles
Language: ID
Full Text:
Statistics: 85 59
Abstract

Ekosistem hutan mangrove merupakan ekosistem yang berada di kawasan pesisir yang memiliki fungsi fisik, fungsi ekologi dan fungsi ekonomi. Dampak kerusakan ekosistem hutan mangrove dapat dipulihkan dengan adanya kegiatan rehabilitasi dan konservasi di kawasan hutan mangrove. Pemanfaatan nilai ekonomi dari ekosistem hutan mangrove memerlukan perhitungan valuasi ekonomi guna melihat aktivitas ekonomi yang ada pada ekosistem hutan mangrove. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menghitung nilai total ekonomi di ekosistem hutan mangrove dan merekomendasikan strategi pengembangan dan pengelolaan kawasan ekosistem mangrove di Desa Kaliwlingi dan Desa Sawojajar, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dan eksploratif. Penentuan lokasi penelitian dilakukan dengan metode purposive sampling. Sampel penelitian yang diambil adalah masyarakat yang mempunyai mata pencaharian berkaitan dengan keberadaan ekosistem hutan mangrove secara langsung dan tidak langsung. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan nilai total ekonomi ekosistem hutan mangrove di Desa Kaliwlingi adalah sebesar Rp 12.912.098.100 yang didapatkan dari total use value sebesar Rp 9.927.638.100 dan total non use value sebesar Rp 2.984.460.000. Nilai total ekonomi di Desa Sawojajar adalah sebesar Rp 5.519.784.145 dengan jumlah nilai use value sebesar Rp 3.670.377.145 dan nilai non use value sebesar Rp 1.849.407.000.

 

Mangrove forest ecosystem are the ecosystem that is located in coastal environment that have a physical function, ecological function and economic function. The effect of damaged can be heal if there is a rehabilitation and conservation in mangrove ecosystem. The value of economic from mangrove ecosystem needs a calculation of valuation to look up the economic activity in mangrove forest ecocsystem. The aim of the research are calculate the economic total value of mangrove forest ecosystem and recommend a developing and managing strategy of mangrove ecosystem at Kaliwlingi Village and Sawojajar village. The method of the research is use descriptive and explorative method. The location of the research conducted by purposive sampling method. The sample of the study is the residents related to the existence of the mangrove ecosystem directly and indirectly. Based on the results of the research showed the total economic of mangrove forest ecosystem in Kaliwlingi Village is Rp 12.912.098.100 that comes from the total amount of use value Rp 9.927.638.100 and non use value Rp 2.984.460.000. The total economic value in Sawojajar village is Rp 5.519.784.145 that comes from the total amount of use value Rp 3.670.377.145 and non use value Rp 1.849.407.000.

Keywords
ekosistem; mangrove; valuasi ekonomi; rehabilitasi; nilai total

Article Metrics: