PERENCANAAN SALURAN BYPASS SUNGAI KEDUANG UNTUK MEMINIMALISASI SEDIMENTASI DI WADUK WONOGIRI

Gandha Yugo Prasetyo, Syukur Adi Utomo, Dyah Ari Wulandari, Salamun Salamun

Abstract


Waduk Wonogiri terletak di bagian selatan Kabupaten Wonogiri. Sepanjang pengoperasiannya waduk ini mengalami sedimentasi  3,1 juta m3/tahun, aliran sedimen terbesar disumbang oleh Daerah Aliran Sungai (DAS) Keduang. Diperlukan upaya untuk mengurangi sedimentasi, antara lain dengan membuat saluran bypass agar aliran dengan konsentrasi sedimen yang tinggi dapat dialihkan sebelum masuk ke waduk. Perencanaan ini bertujuan untuk menentukan debit operasional, struktur dan dimensi penampang saluran bypass Sungai Keduang hingga rencana anggaran pembangunan. Metode yang digunakan dalam perencanaan ini adalah dengan melakukan analisis hidrologi melalui pendekatan konsep debit dominan dan angkutan sedimen sehingga dapat diketahui besarnya debit, waktu pelepasan, dan tingkat efisiensi. Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan, volume air yang dilepas melalui saluran bypass rata-rata sebesar 482.044.742 m3/tahun, dan batasan debit operasional saluran bypass sebesar 10-30 m3/s. Dengan batasan tersebut dihasilkan tingkat efisiensi saluran bypass rata-rata sebesar 29,36%. Pengoperasian saluran bypass menggunakan pintu air tipe angkat dan pintu klep otomatis, dengan perkuatan sisi mengggunakan dinding penahan pasangan batu. Perkiraan nilai biaya pembangunan saluran bypass sebesar Rp 217.540.837.000 (dua ratus tujuh belas milyar lima ratus empat puluh juta delapan ratus tiga puluh tujuh ribu rupiah) dengan durasi pelaksanaan pekerjaan selama 37 minggu.

Keywords


Waduk Wonogiri; sedimentasi; DAS Keduang; saluran bypass

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.