skip to main content

HUBUNGAN FAKTOR INDIVIDU, DURASI KERJA, DAN TINGKAT RISIKO ERGONOMI TERHADAP KEJADIAN MUSCULOSKELETAL DISORDERS PADA PENENUN SONGKET PANDAI SIKEK

*Zahra Halfa' Badriyyah  -  Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro, Jl. Prof. H. Soedarto, S.H.,Tembalang, Semarang, Indonesia | Universitas Diponegoro, Indonesia
Yuliani Setyaningsih  -  Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro, Jl. Prof. H. Soedarto, S.H.,Tembalang, Semarang, Indonesia | Universitas Diponegoro, Indonesia
Ekawati Ekawati  -  Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro, Jl. Prof. H. Soedarto, S.H.,Tembalang, Semarang, Indonesia | Universitas Diponegoro, Indonesia
Received: 30 Jun 2021; Revised: 1 Nov 2021; Accepted: 10 Nov 2021; Available online: 28 Nov 2021; Published: 20 Nov 2021.

Citation Format:
Abstract

Musculoskeletal Disorders (MSDs) are disorders due to injury to muscles, tendons, ligaments, nerves, cartilage, bones, or blood vessels ranging from complaints of mild to very severe pain. This study aims to analyze individual factors and occupational factors related to the incidence of Musculoskeletal Disorders in songket weavers in Nagari Pandai Sikek, West Sumatra. This research is an analytic observational research with a cross sectional study design. The research sample was songket weavers totaling 70 people. Chi-square analysis showed that age (p-value = 0.005), years of service (p-value = 0.008), history of disease (p-value = 0.001), work duration (p-value = 0.000), and level of ergonomics risk (p-value = 0.002) had significant correlation with Musculoskeletal Disorders.  This study also showed that the complaints most felt by weavers were in the waist (97.1%), back (94.3%), right shoulder (78.6%), bottom (77.1%), and left shoulder (77.1%).

Fulltext View|Download
Keywords: musculoskeletal disorders; ergonomic risk level; songket weavers

Article Metrics:

  1. World Health Organization. Protecting worker’s health. 2017. Available from: https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/protecting-workers'-health [accessed 1 June 2021]
  2. BPJS Ketenagakerjaan. Angka Kecelakaan Kerja Cenderung Meningkat, BPJS Ketenagakerjaan Bayar Santunan Rp1,2 Triliun. 2019. Available from: https://www.bpjsketenagakerjaan.go.id/berita/23322/Angka-Kecelakaan-Kerja-Cender [accessed 1 June 2021]
  3. International Labour Organization. Keberlanjutan melalui Perusahaan yang Kompetitif dan Bertanggung Jawab (SCORE). Manajemen Sumber Daya Manusia untuk Kerjasama dan Usaha yang Sukses. Jakarta; 2013
  4. Balitbang Kemenkes RI. Riset Kesehatan Dasar: Riskesdas. Balitbang Kemenkes RI. Jakarta; 2013
  5. Cho K, Cho HY, Han GS. Risk Factors Associated With Musculoskeletal Symptoms In Korean Dental Practitioners. JPTS. 2016; 28(1):56–62
  6. The National Institute for Occupational Safety and Health. Musculoskeletal Health Program. 2017. Available from: http://www.cdc.gov/niosh/programs/msd/ [accessed 1 June 2021]
  7. Mufti D, Suryani E, Sari N. Kajian Postur Kerja Pada Pengrajin Tenun Songket Pandai Sikek. Jurnal Ilmiah Teknik Industri. 2013; 12(1): 62–72
  8. Tarwaka. Ergonomi Industri Dasar-Dasar Pengetahuan Ergonomi dan Aplikasi di Tempat Kerja. Surakarta: Badan Penerbit Harapan Press; 2015
  9. Suma’mur. Higiene Perusahaan dan Keselamatan Kerja (HIPERKES). Jakarta: Sagung Seto; 2013
  10. Sandi PR, Ekawati E, Suroto S. Pengaruh Karakteristik Pekerja Terhadap Kejadian Musculoskeletal Disorder Pada Pekerja Pabrik Tenun Masari Pemalang. Jurnal Kesehatan Masyarakat. 2015;3(1):429-436
  11. Shobur S, Maksuk M, Sari FI. Faktor Risiko Musculoskeletal Disorders (MSDs) pada Pekerja Tenun Ikat di Kelurahan Tuan Kentang Kota Palembang. Jurnal Media Informasi Kesehatan. 2019;6(2):113-122
  12. Mufsidik D, Pratiwi AD, Junaid J. Faktor yang Berhubungan dengan Keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs) pada Penenun di Desa Masalili Kecamatan Kontunaga Kabupaten Muna Tahun 2019. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat. 2019;4(4)
  13. Bukhori E. Hubungan Faktor Risiko Pekerjaan dengan Terjadinya Keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs) pada Tukang Angkut Beban Penambang Emas di Kecamatan Cilograng Lebak Banten [skripsi]. Jakarta: Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah; 2010
  14. Adriansyah M, Mallapiang F, Ibrahim, H. Faktor yang Berhubungan dengan Keluhan Musculosceletal Disorders (MSDs) pada Penenun Lipa’ Sa’be Mandar di Desa Karama Kecamatan Tinambung Kabupaten Polewali Mandar. HIGIENE: Jurnal Kesehatan Lingkungan. 2020;5(2),79-85
  15. Randang MJ. Hubungan Antara Umur, Masa Kerja dan Lama Kerja dengan Keluhan Musculoskeletal pada Nelayan di Desa Talikuran Kecamatan Remboken Kabupaten Minahasa. Jurnal Media Kesehatan. 2017;9(3):1–8
  16. Anghel M, Lungeanu D, Argesanu V, Niculescu CT. Musculoskeletal Disorders (MSDs) - Consequences of Prolonged Static Postures. J Exp Med Surg Res. 2007
  17. Valachi B, Valachi K. Mechanisms Leading to Musculoskeletal Disorders in Dentistry. Jurnal American Dental Association. 2003;134(10):1344–50
  18. Nurrahman R. Hubungan Masa Kerja dan Sikap Kerja terhadap Kejadian Low Back Pain pada Penenun di Kampoeng BNI Kab.Wajo [skripsi]. Makassar: Universitas Hasanuddin Makassar; 2016
  19. Syuhada AD, Suwondo A, Setyaningsih Y. Faktor Risiko Low Back Pain pada Pekerja Pemetik Teh di Perkebunan Teh Ciater Kabupaten Subang. Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia. 2018;13(1), 91-100
  20. Yosineba TP, Bahar E, Adnindya MR. Risiko Ergonomi dan Keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs) pada Pengrajin Tenun di Palembang. Jurnal Kedokteran dan Kesehatan: Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya. 2020;7(1):60-6

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.