skip to main content

ANALISIS KESENJANGAN IMPLEMENTASI STANDAR KESELAMATAN KERJA PENGELASAN SD-36-3020 DI PT X BERDASARKAN STANDARD NFPA 51 B : 2014

*Riki Wahyu Aditias  -  , Indonesia
Suroto Suroto  -  , Indonesia
Hanifa Maher Denny  -  , Indonesia
Published: 1 Oct 2018.

Citation Format:
Abstract

Welding safety standard is a program to ensure the safe work procedures in welding, cutting, and other hot work. Hot work duties are widely performed at PT. X. The purpose of this study was to analyze the gap between safety welding standards: SD-36-3020 and the NFPA 51 B: 2014. The type of this research was a qualitative with in-depth interview and observation to collect data.  The subject of this research was 6 informants. The results showed that there were 37 gaps out of 70 points between safety welding standards: SD-36-3020 and the NFPA 51 B: 2014. Moreover, 45 out of 50 observation points of welding safety standard: SD-36-3020 had been fulfilled. There were differences in perceptions related to welding safety standards, safety sign tags were not available, welding cable was not tight, and water hose for emergency conditions and welding curtain were not available. Several 38 point had been implemented and met the standard of NFPA 51 B: 2014. Recommendation there some aspects need to be improve pertaining to the welding and hot work duties the NFPA 51 B: 2014.

Fulltext View|Download
Keywords: Welding Safety Standard, Hot Work, Gap Implementation

Article Metrics:

Article Info
Section: Keselamatan dan Kesehatan Kerja
Recent articles
ANALISIS KEGIATAN PENDATAAN KELUARGA PROGRAM INDONESIA SEHAT DENGAN PENDEKATAN KELUARGA DI PUSKESMAS KOTA SEMARANG (Studi Kasus pada Puskesmas Mijen) ANALISIS PELAKSANAAN PENDAMPINGAN AKREDITASI PUSKESMAS PADA KELOMPOK KERJA ADMINISTRASI DAN MANAJEMEN DI KABUPATEN PEMALANG Deskripsi Faktor-faktor Pernikahan Dini pada WUS di Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang Tahun 2017 FAKTOR-FAKTOR YANG HUBUNGAN DENGAN GANGGUAN MENSTRUASI PADA COMMUTER (PENGLAJU) Studi Kasus di Kecamatan Karangawen Kabupaten Demak Tahun 2018 UJI PALATABILITAS UMPAN TERHADAP JENIS KECOA YANG DITEMUKAN PADA WARUNG MAKAN TEGAL DI KELURAHAN TEMBALANG GAMBARAN FAKTOR-FAKTOR YANG TERKAIT DENGAN KEPADATAN KECOA DI TEMPAT PENJUALAN BAHAN PANGAN DAN MAKANAN PASAR TRADISIONAL KOTA SEMARANG FAKTOR RISIKO KEJADIAN GIZI BURUK (SKOR Z BB/U) PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS CANDI LAMA TAHUN 2018 HUBUNGAN ASUPAN MAKANAN (LEMAK, NATRIUM, MAGNESIUM) DAN GAYA HIDUP DENGAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA DAERAH PESISIR (Studi di Wilayah Kerja Puskesmas Tegal Barat Kota Tegal) ANALISIS KESENJANGAN IMPLEMENTASI STANDAR KESELAMATAN KERJA PENGELASAN SD-36-3020 DI PT X BERDASARKAN STANDARD NFPA 51 B : 2014 HUBUNGAN TINGKAT RISIKO ERGONOMI DAN BEBAN ANGKUT TERHADAP KELUHAN MUSCULOSKELETAL DISORDERS (MSDs) PADA PABRIK PEMOTONGAN KAYU X MRANGGEN, DEMAK FAKTOR FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPATUHAN PASIEN HIPERTENSI DALAM MELAKUKAN TERAPI DI PUSKESMAS PANDANARAN KOTA SEMARANG HUBUNGAN KARAKTERISTIK IBU, PENGETAHUAN DAN SIKAP DENGAN PERILAKU PERAWATAN PAYUDARA PADA IBU MENYUSUI ASI EKSKLUSIF DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PEGANDAN More recent articles

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.