HUBUNGAN PENERAPAN KAWASAN TANPA ROKOK (KTR) DENGAN PERILAKU MEROKOK MAHASISWA KESEHATAN MASYARAKAT DI KOTA SEMARANG

*Firnanda Zia Azmi  -  , Indonesia
Tinuk Istiarti  -  , Indonesia
Kusyogo Cahyo  -  , Indonesia
Published: 5 Aug 2016.
View
Open Access
Citation Format:
Abstract

Data epidemik  tembakau didunia  menurut World Health Organization  (WHO, 2008) menunjukan 1 kematian karena tembakau di seluruh dunia terjadi tiap 6 detik. Hasil laporan Riskesdas tahun 2013, Perilaku merokok penduduk 15 tahun keatas masih belum terjadi penurunan dari 2007 ke 2013, cenderung meningkat dari 34,2 persen menjadi 36,3. Untuk mengendalikan hal tersebut, pemerintah mengeluarkan (UU) No. 36 tahun 2009 tentang kesehatan, Instruksi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI No. 4/U/1997 tentang lingkungan sekolah bebas rokok, dan Keputusan Bersama Menteri Kesehatan dan Menteri Dalam Negeri RI No. 188/MENKES/PB/I/2011 tentang pedoman pelaksanaan KTR . Kurang maksimalnya penerapan Kawasan Tanpa Rokok menyebabkan masih ditemukannya perokok yang merokok dilingkungan Kawasan Tanpa Rokok. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis hubungan penerapan kawasan tanpa rokok dengan perilaku merokok mahasiswa kesehatan masyarakat di kota Semarang. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah kuesioner. Sampel penelitian ini sebanyak 100 responden dengan teknik sampling simple random sampling. Analisis data yang digunakan chi square untuk analisis bivariat dengan taraf signifikasi 95%. Sebesar 44% mahasiswa merokok dan 56% mahasiswa tidak merokok. Hasil penelitian menunjukkan tidak ada hubungan antara umur (p=0,082), pengetahuan KTR (p=0,803), implementasi fisik KTR (p=0,070), implementasi non fisik KTR (p=0,813), pembinaan KTR (p=0,993), pengawasan KTR (p=0,520), penghargaan KTR (p=1,00), sanksi KTR (p=246) dengan perilaku merokok mahasiswa kesehatan, serta ada hubungan antara jenis kelamin (p=0,0001) dan sikap KTR (p=0,011) dengan perilaku merokok mahasiswa kesehatan masyarakat.

Keywords: Kawasan Tanpa Rokok, Mahasiswa, Perilaku, Merokok

Article Metrics: