skip to main content

Hard Skill Pustakawan dalam Menunjang Transformasi Digital di Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Jambi

*Amalia Meyliyanti  -  Program Studi Ilmu Perpustakaan, Fakultas Adab dan Humaniora, Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi, Indonesia
Masyrisal Miliani Miliani  -  Program Studi Ilmu Perpustakaan, Fakultas Adab dan Humaniora, Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi, Indonesia
Rory Ramayanti  -  Program Studi Ilmu Perpustakaan, Fakultas Adab dan Humaniora, Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi, Indonesia

Citation Format:
Abstract

Transformasi digital menuntut pustakawan untuk memiliki hard skill yang memadai dalam mengelola sistem informasi perpustakaan berbasis teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hard skill pustakawan, kendala yang dihadapi, serta upaya peningkatannya dalam menunjang transformasi digital di Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Jambi. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas kepala perpustakaan, tiga orang pustakawan, dan pemustaka yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data mengacu pada model reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Acuan analisis menggunakan lima indikator kompetensi dalam Peraturan Kepala Perpustakaan Nasional RI Nomor 6 Tahun 2016, yaitu pengorganisasian bahan perpustakaan berbasis sistem, penyelenggaraan layanan perpustakaan digital, pelestarian informasi digital, penerapan sistem informasi perpustakaan, dan manajemen perpustakaan berbasis teknologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pustakawan telah menguasai kemampuan operasional dasar, seperti pengoperasian SLiMS, pengelolaan OPAC, dan penginputan metadata, namun belum menguasai kompetensi lanjutan seperti pengelolaan repositori digital, validasi dan alih data bibliografis, layanan multimedia, serta perencanaan strategis layanan berbasis teknologi. Kendala utama meliputi keterbatasan kompetensi teknologi informasi, minimnya dukungan infrastruktur, keterbatasan jumlah sumber daya manusia, dan rendahnya literasi digital pemustaka. Upaya peningkatan dilakukan melalui pelatihan, workshop, pembelajaran mandiri, penguatan infrastruktur, serta pendampingan pemustaka, meskipun masih bersifat insidental dan belum terintegrasi secara strategis. Penelitian ini merekomendasikan penyusunan program pengembangan kompetensi pustakawan yang terstruktur dan berkelanjutan sebagai langkah strategis mendukung keberhasilan transformasi digital perpustakaan perguruan tinggi.

Fulltext Email colleagues
Keywords: hard skill; pustakawan; transformasi digital; perpustakaan perguruan tinggi

Article Metrics:

Article Info
  1. Anggorowati, D. N., dkk. (2024). Analisis Kebutuhan Hard skill Pustakawan dalam Menunjang Transformasi Digital di Perpustakaan Universitas Gadjah Mada
  2. Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. (2025). Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) Daring. https://kbbi.web.id/
  3. Bouwmans, M., Lub, X., Orlowski, M., & Nguyen, T.-V. (2024). Developing the digital transformation skills framework: A systematic literature review approach
  4. Deriana, D., dkk. (2025). Kompetensi Pustakawan Pada Era Digital
  5. Ingsih, K., & Suhana, S. (2023). Improving Working Readiness through Mastering Soft Skills. Jurnal EMBA, 35(1), 174
  6. Julianti, S. A. (2023). Kompetensi Seorang Pustakawan dalam Menguasai Teknologi Informasi Untuk Mengelola Perpustakaan Digital Pada Era 4.0. Vol. 14
  7. Maulana, M. B., Dewi, S. R., & Maryam, S. (2024). Analisis Pengaruh Keterampilan Teknis, Keterampilan Lunak, dan Keyakinan Diri terhadap Kualitas Sumber Daya Manusia di Perguruan Tinggi di Wilayah 3 Cirebon
  8. Mustar, M., & Rahmadanita, A. (2023). Peran dan Pengembangan Kompetensi Pustakawan di Era Digital
  9. Mustofa, R. L. (2018). Soft Skill dan Hard Skill. Dimensi IT. https://blog.unnes.ac.id/refolm/2018/05/29/soft-skill-dan-hard-skill/
  10. Nurbaiti, & Putri, A. D. (2024). Hard Skill, Soft Skill dan Efikasi Diri terhadap Kesiapan Kerja Mahasiswa Tingkat Akhir FEB Perguruan Tinggi di Kota Bandar Lampung. Jurnal Administrasi Bisnis, 14(1), 20–32
  11. Oktavia, A. (2024). Transformasi Manajemen Perpustakaan di Era Digital: Tantangan dan Peluang. Al Ma'arif: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam, 2(c), 147–166
  12. Perpustakaan Nasional Republik Indonesia. (2014). Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2014 tentang Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2007 tentang Perpustakaan
  13. Perpustakaan Nasional Republik Indonesia. (2016). Pedoman Resource Description and Access (RDA)
  14. Perpustakaan Nasional Republik Indonesia. (2016). Peraturan Kepala Perpustakaan Nasional Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2016 tentang Rencana Induk Pengembangan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia Bidang Perpustakaan
  15. Perpustakaan Nasional Republik Indonesia. (2017). Peraturan Perpustakaan Nasional Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 2017 tentang Standar Nasional Perpustakaan Perguruan Tinggi
  16. Perpustakaan Nasional Republik Indonesia. (2017). Peraturan Kepala Perpustakaan Nasional Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2017 tentang Standar Kompetensi Jabatan Fungsional Pustakawan
  17. Rahmadanita, A. (2022). Kompetensi Digital Pustakawan dalam Penyelenggaraan Fungsi Layanan Perpustakaan pada Masa New Normal. 31(2), 223–236
  18. Ratih, P., Aswan, M., & Waliamin, J. (2023). Pengaruh Soft Skill dan Hard skill terhadap Prestasi Kerja. 3(4), 472–476
  19. Rijali, A. (2018). Analisis Data Kualitatif. 17(33), 81–95
  20. Rotmianto, M. (2015). Konsep Hard Skill, Soft Skill dan Spiritual Skill Pustakawan Menghadapi Era Library 3.0. 79–92
  21. Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kualitatif. Alfabeta
  22. Sumiati, E., & Wijonarko. (2022). Penguasaan Hard skill Pustakawan di Perpustakaan Institut Pemerintahan Dalam Negeri
  23. Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2007 tentang Perpustakaan. (2007). Sekretariat Negara Republik Indonesia
  24. Untoro, A. R., & Taryono. (2022). Peran Perpustakaan Perguruan Tinggi dalam Lingkup Komunikasi Ilmiah. Pustakaloka: Jurnal Kajian Informasi dan Perpustakaan, 14(1), 16–35

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.