Inovasi Program Bank Sampah Sebagai Upaya Pengembangan Perpustakaan Mutiara Desa Kalisidi Kecamatan Ungaran Barat Semarang

*Titis Putri Albab  -  Program Studi S-1 Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro, Indonesia
Lydia Christiani  -  Program Studi S-1 Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro, Indonesia
Published: 20 May 2020.
View
Open Access
Citation Format:
Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui inovasi program “Bank Sampah” sebagai upaya pengembangan Perpustakaan Mutiara Desa Kalisidi Kecamatan Ungaran Barat Semarang. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Metode pengumpulan data pada penelitian ini ada dua, yaitu observasi, wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa program inovasi Bank Sampah dalam pelayanan perpustakaan Mutiara Desa Kalisidi Kecamatan Ungaran Barat dapat dikatakan tepat guna. Hal ini ditunjukkan dari meningkatnya jumlah pengunjung dan juga banyaknya bentuk apresiasi masyarakat dan juga pihak luar terhadap perpustkaan Mutiara Desa Kalisidi. perpustakaan Mutiara Desa Kalisidi Kecamatan Ungaran Barat Semarang secara garis besar sudah memenuhi konsep pengembangan perpustakaan. Perpustakaan Mutiara berhasil mengembangkan perpustakaan sesuai Visi dan Misi dengan mewujudkan perpustakaan sebagai sumber informasi, pengembangan ilmu pengetahuan, sarana membentuk generasi cerdas, berprestasi, berbudaya dan mandiri. Perpustakaan Mutiara pada dasarnya sudah melakukan pengembangan perpustakaan dalam segi infratruktur serta memperhatikan pemenuhan kebutuhan informasi masyarakat. Perpustakaan sudah melakukan pengembangan perpustakaan dalam hal pelayanannya sebagai bentuk strategi perpustakaan dalam pengembangan koleksi dan layanan dalam kaitannya pertumbuhan informasi berbasis elektronik.

Keywords: Inovasi layanan perpustakaan; implementasi program Bank Sampah; pengembangan perpustakaan; perpustakaan Desa Kalisidi Kecamatan Ungaran Barat
Funding: Program Studi S-1 Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Article Metrics:

  1. Creswell, Jhon W. 2014. Research Design: Penelitian Kualitatif Kuantitatif dan Mixed. Yogyakarta: Pustaka Pelajar
  2. Herdiansyah. 2012. Metodologi Penelitian Kualitatif
  3. Jakarta: Salemba
  4. Moleong, Lexy J. 2007. Metodologi Penelitian Kualitatif. Edisi Revisi. Bandung: PT Remaja Rosdakarya
  5. Riduwan, Sunarto. (2008). Pengantar Statistika untuk Penelitian Pendidikan Sosial, Ekonomi, Komunikasi dan Bisnis. Bandung: Alfabeta
  6. Ruksana. 2014. Rural Library Services: Lessons From Five Rural Public Libraries In West Bengal. Vol.3 Issue 10(27-30). International Journal of Humanities and Social Science Invention
  7. Sinambela. 2013. Badan Layanan Umum: Dari Birokrasi Menuju Karporasi. Jakarta: PT Bumi Aksara
  8. Standar Nasional Perpustakaan (SNP). 2001
  9. Manajemen dan Tata Kerja Perpustakaan. Jakarta : Grasindo Jaya
  10. Sugiyono. 2012. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta
  11. Sulistyo-Basuki. 2006. Metode Penelitian. Jakarta: Wedatama
  12. Suryabrata. 2013. Metodologi Penelitian. Jakarta: PT. Raja Grafindo
  13. Sutarno. 2008. Manajemen Perpustakaan: Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Sagung Seto
  14. Valeda. 2006. Modelling The Rural Community
  15. Library Characteristics of the Kitengesa Library In Rural Uganda. Journal Emerald Group Publishing
  16. Wilson, Alane. 2004. The 2003 OCLC Environmental Scan: Pattern Recognition: A Report to the OCLC Membership. Dublin, Ohio USA
  17. Yin, Robert K. 2013. Studi Kasus Desain & Metode
  18. Jakarta: Rajawali Pres