Analisis Penerapan Inklusi Sosial Oleh Kantor Arsip Dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Wonosobo Terhadap Pengguna

*Nur Asprijuli Mahaliyah  -  Program Studi S-1 Ilmu Perpustakaan, Universitas Diponegoro
Ana Irhandayaningsih  -  Program Studi S-1 Ilmu Perpustakaan, Universitas Diponegoro
Published: 23 Dec 2019.
Download
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: Articles
Language: ID
Full Text:
Abstract
Penelitian ini berjudul “Analisis Penerapan Inklusi Sosial oleh Kantor Arsip dan Perpustakaan Daerah Kabupaten
Wonosobo terhadap Pengguna”. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tentang penerapan inklusi
sosial yang dilakukan oleh Kantor Arsip dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Wonosobo terhadap penggunanya.
Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah desain kualitatif deskriptif. Pemilihan subjek dalam
penelitian menggunakan teknik nonprobability sampling dengan tipe purposive sampling. Metode pengumpulan
data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah dengan wawancara mendalam dan observasi. Metode analisis data
dalam penelitian ini, menggunakan analisis data interaktif model analisis Miles dan Huberman. Uji keabsahan data
dalam penelitian ini menggunakan metode triangulasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kantor Arsip dan
Perpustakaan Daerah Kabupaten Wonosobo sebagai lembaga layanan publik telah berhasil menerapkan inklusi
sosial pada penggunanya. Penerapan ini dilakukan dengan menentukan segmen pasar atau sasaran, layanan yang
disediakan dan dikembangkan, dan juga ruang layanan yang ada di Kantor Arsip dan Perpustakaan Daerah
Kabupaten Wonosobo.
Keywords
inklusi sosial; pengguna perpustakaan; perpustakaan daerah

Article Metrics:

  1. Hodgetts, Dariin, et.al. (2008). “A Trip to the Library:
  2. Homelessness and Social Inclusion” Paper on
  3. Journal Social and Cultural Geography, vol. 9,
  4. no.8,hal. 934-953. https://www.tandfonline.com
  5. Idrus, Muhammad. 2009. Metode Penelitian Ilmu Sosial:
  6. Pendekatan Kualitatif dan Kuantitatif. –Ed. 2.
  7. Jakarta: Penerbit Erlangga.
  8. Man, Tso Hin. 2007. “Social Inclusion and Public
  9. Libraries: Is the Ability to Empathise an Essential
  10. Attribute for Community Librarians to Better
  11. Serve Their Ethnic Minority Users? A Case Study
  12. of Highfield Library and Its Chinese Community”
  13. Paper A Study Submitted in Partial Fulfilment of
  14. the Requirements for the Degree of Master of Arts
  15. in Library https://www.shef.ac.uk
  16. Moleong, Lexy J. 2002. Metodologi Penelitian Kualitatif.
  17. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
  18. Prasetyawan, Yanuar Yoga, and Putut Suharso. 2015.
  19. “Inklusi Sosial Dan Pemberdayaan Masyarakat
  20. Dalam Pembangunan Perpustakaan Desa.”
  21. Acarya Pustaka 1(1): 31–40.
  22. Sudarsono, Blasius. 2006. Antologi Kepustakawanaan
  23. Indonesia. Jakarta: Ikatan Pustakawan Indonesia.
  24. Suharso, Putut, Bani Sudardi, Sahid Teguh Widodo, and
  25. Sri Kusumo. 2019. “The Role of The Library as a
  26. Public Space in Facilitating The Social Activities
  27. of Coastal Communities.” In 4th ICTRED 2018,
  28. IOP Conf. Series: Earth and Environmental
  29. Science, , 1–5.
  30. Talavera, Maria Ana dan Aurora de la Vega. 2015.
  31. “Opportunity for All: Three Social Inclusion
  32. Expereriences in Peru’s Public Libraries” diakses
  33. www.library.ifla.org