Analisis Risiko Pada Arsip Kepegawaian Milik Pt Pos Indonesia (Regional Area VI) Semarang

*Muhammad Luthfie Habibie  -  Program Studi S-1 Ilmu Perpustakaan, Universitas Diponegoro
Titiek Suliyati  -  Program Studi S-1 Ilmu Perpustakaan, Universitas Diponegoro
Published: 23 Dec 2019.
Download
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: Articles
Language: ID
Full Text:
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui risiko apa saja yang mengancam arsip kepegawaian milik PT
Pos Indonesia (Regional Area VI) Semarang serta menghitung kemungkinan terjadinya risiko tersebut
sehingga dapat meningkatkan efisiensi sumber daya Kantor Pos Regional VI dalam menjaga dan merawat
arsip kepegawaian. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan survei. Sampel yang
digunakan pada penelitian ini adalah sebanyak 20 responden yang terbagi menjadi 1 kepala divisi humas
dan 1 penanggung jawab kearsipan arsip kepegawaian PT Pos Indonesia (Regional Area VI) Semarang,
serta 18 pegawai divisi sumber daya manusia yang mengetahui kondisi arsip kepegawaian. Metode
Weighted-Average Approximation digunakan untuk menghitung kemungkinan terjadinya kejadian risiko
yang dapat merusak arsip kepegawaian. Indikator risiko yang dapat merusak arsip kepegawaian dipilih
berdasarkan Records Risk Assessment Tool yang dikembangkan oleh New castle University yaitu faktor
risiko kondisi lingkungan; kesalahan manusia, kebijakan dan prosedur; keamanan ruangan; serta ruangan
dan unit penyimpanan arsip kepegawaian. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa arsip kepegawaian
terdampak oleh fluktuasi suhu dan kelembaban ruangan, hama serangga, jamur, serta unit penyimpanan
yang rusak. Kemudian dari perhitungan kemungkinan risiko menggunakan metode Weighted-Average
Approximation dapat disimpulkan bahwa risiko yang perlu di prioritaskan dalam perencanaan kegiatan
preventif kerusakan arsip kepegawaian adalah unit risiko fluktuasi suhu dan kelembaban ruangan, hama
serangga, jamur dan unit penyimpanan yang rusak untuk faktor risiko ruangan dan unit penyimpanan arsip
karena memiliki tingkat kemungkinan terjadi sedang.
Keywords
arsip kepegawaian; manajemen risiko; kemungkinan risiko; risiko

Article Metrics:

  1. Althaus, C. E. (2005). A disciplinary
  2. perspective on the epistemological
  3. status of risk. Risk Analysis, 25(3), 567–
  4. https://doi.org/10.1111/j.1539-
  5. 2005.00625.x
  6. Egbuji, A. (1999). Risk management of
  7. organisational records. Records
  8. Management Journal, 9(2), 93–116.
  9. https://doi.org/10.1108/EUM00000000
  10. Hay-Gibson, N., (2011). Risk and records
  11. management: investigating risk and risk
  12. management in the context of records
  13. and information management in theelectronic environment (Doctoral
  14. dissertation, Northumbria University).
  15. Kountur, Ronny (2006). Manajemen Risiko :
  16. pemahaman risiko, pentingnya
  17. pengelolaan risiko, identifikasi,
  18. pengukuran, penanganan risiko, dan
  19. penerapan manajemen risiko. Jakarta:
  20. Abdi Tandur, 2006
  21. Poulter, A. (1993). Mixed-media disaster
  22. control planning. Records Management
  23. Bulletin, April 1993, no. 54, p. 21.
  24. Purwanto, E. A., & Sulistyastuti, D. R.
  25. (2007). Metode Penelitian Kuantitatif:
  26. Untuk Administrasi Publik dan
  27. Masalah-Masalah Sosial. Yogyakarta:
  28. Gava Media.
  29. Sampson, K.L (1992). Value-Added record
  30. management: protecting corporate
  31. assets and reducing business risks.
  32. Quorum books
  33. Satoto, K odrat Iman et al. 2011. “Studi
  34. Perbaikan Pengelolaan Perpustakaan
  35. Dan Sistim Pengelolaan Arsip &
  36. Dokumen Di PT Badak NGL.” Jurnal
  37. Sistem Komputer 1(1): 21–30.
  38. Sugiyono. (2012). Metode Penelitian
  39. Kuantitatif Kualitatif dan R&D.
  40. Bandung:Alfabeta