Kontribusi Arsip Seni Bagi Pengembangan Profesi Seniman di Indonesian Visual Art Archive (IVAA) Yogyakarta

*Retta Uli Manurung  -  Program Studi S-1 Ilmu Perpustakaan, Universitas Diponegoro
Yuli Rohmiyati  -  Program Studi S-1 Ilmu Perpustakaan, Universitas Diponegoro
Published: 12 Sep 2019.
View
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: Articles
Language: ID
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi arsip seni bagi pengembangan profesi seniman di
Indonesian Visual Art Archive (IVAA) Yogyakarta. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini
adalah penelitian kualitatif. Teknik pengambilan data yang dilakukan yaitu observasi dan wawancara,
wawancara yang dilakukan dengan semi terstruktur dan melibatkan sebanyak 5 informan yaitu arsiparis
Indonesian Visual Art Archive (IVAA) Yogyakarta dan seniman-seniman yang menggunakan arsip seni di
Indonesian Visual Art Archive (IVAA) Yogyakarta. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan
menggunakan analisis tematik. Hasil analisis ini menunjukkan bahwa kontribusi arsip seni di Indonesian
Visual Art Archive (IVAA) Yogyakarta menemukan 3 (tiga) tema yaitu sumber informasi, bahan
pembelajaran, dan bukti otentik. Sumber informasi menjadi tema pertama, yang dimaksud dengan sumber
informasi dalam penelitian ini adalah upaya seniman untuk mengetahui hal baru yang dapat digunakan
sebagai bahan penelitian dalam pengembangan ilmu pengetahuan bagi seniman untuk menciptakan suatu
karya barunya. Sumber informasi terdapat 3 (tiga) hal untuk mengembangkan profesi seniman yaitu melalui
referensi, literasi dan dramatik reading. Bahan pembelajaran menjadi tema kedua dari hasil analisis. Bahan
pembelajaran yang dimaksud adalah arsip seni yang sering digunakan oleh seniman terdiri dari bahan
pengetahuan dan perkembangan seni dan bahan penguasaan konsep dan teknis. Bukti otentik menjadi tema
yang terakhir yang ditemukan dalam analisis. Penelitian ini bermanfaat dalam memberikan pengetahuan
baru terkait dengan pengembangan profesi seniman dalam membuat suatu karya.
Keywords: arsip; seniman; penelitian kualitatif; Indonesian Visual Art Archive (IVAA)

Article Metrics:

  1. Arikunto, S. 2006. Metode Penelitian Kualitatif.
  2. Jakarta : Bumi Aksara
  3. Asnawi, Melan Angriani. 2015. KontribusiUntuk Organisasi Publik
  4. Bachrun,Effendi.2002.Organisasi dan Informasi
  5. Arsip. Badan Arsip Daerah;Jateng
  6. Bastomi, Suwanji. 1992. Wawasan Seni.
  7. Semarang: IKIP Semarang Press.
  8. Boyatzis,Richard E.1998.Transforming Qualitative
  9. Information: Thematic Analysis and Code
  10. Development.sage.
  11. Callahan, Sara. 2018. “The archive art
  12. phenomenon: History and critique at the turn
  13. of the twenty first century”.
  14. Creswell, J.W. (2013). Research Design
  15. (Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif dan
  16. Mixed) Edisi Revisi. Yogyakarta: Pustaka
  17. Pelajar
  18. DeSilvey, Caitlin. 2008. “Art and archive: Memory
  19. work on a Montana homestead”.
  20. Dikopolou, Anastasia.2011.” The Contibution Of
  21. Record Management To Good Governance”.
  22. Darmadi, Hamid. 2013. Metode Penelitian
  23. Pendidikan dan Sosial. Bandung: Alfabeta.
  24. Danim, Sudarwan. 2010. Pengantar Kependidikan.
  25. Bandung : Alfabeta.
  26. Effendhi, Machmoed. 2008. Arsip dan Arsiparis
  27. Indonesia
  28. Emzir. 2012. Metodologi Penelitian Kualitatif
  29. Analisis Data. Jakarta: PT. RajaGrafindo
  30. Persada.
  31. Forsyth,P.B.and Danisiewicz, T.J.(1985),“Toward
  32. at heory of professionalization”, Work and
  33. Occupations, Vol.12No.1,pp.59-76.
  34. Gie, TheLiang.2007.Administrasi Perkantoran
  35. Modern. Liberty: Yogyakarta.
  36. Hayes dan Indriyanti. 2008. Analisis Tematik.
  37. IVAA, Indonesian Visual Art Archive. Yogyakarta
  38. : Indonesian Visual Art Archive (IVAA).
  39. Indonesian Visual Art Archive (IVAA). “Profil
  40. Indonesian Visual Art Archive (IVAA).”
  41. http://ivaa-online.org/. Diakses 25 Mei 2019.
  42. Jackson, Jennifer. 2018. “Art and the archive: The
  43. status of the document”.
  44. Kolyva,M.(2008),
  45. ArchivalScience:Archives’OriginatingBodies
  46. ,AHistoricRetrospection, Patakis(inGreek).
  47. Lincoln, YS. & Guba, EG. (1985). Naturalistic
  48. Inquiry. Newbury Park, CA: Sage
  49. Publications.
  50. Lincoln dan Gubba. 1985. Strategi Pengendalian
  51. Kualitas
  52. McMillan, J.H. and Schumacher, S. (2001).
  53. Research in Education. New York: Longman,
  54. Inc.
  55. Mallabasa, Yabu M. Memahami Seni Konseptual
  56. Di Indonesia Understanding Conceptual Art
  57. Indonesian. Diakses 01 Juni 2019, dari
  58. https://www.academia.edu/29517318/MEMA
  59. HAMI_SENI_KONSEPTUAL_DI_INDONE
  60. SIA_UNDERSTANDING_CONCEPTUAL_
  61. ART_IN_INDONESIA ArsipMulyadi, (1998: 69-68). Seniman Indonesia
  62. Priansa, Donni Juni. 2014. Perencanaan dan
  63. Pengembangan Sumber Daya
  64. Manusia.Bandung: Alfabeta
  65. Richey, Robert W and Arikunto, 1990. Ciri-ciri dan
  66. Syarat-syarat Profesi
  67. Shepherd, Elizabeth.2016. “UCL’s Contribution To
  68. The Research and Teaching Of Archive and
  69. Records Management”.
  70. Sedarmayanti. 2003.Tata Kearsipan
  71. denganMemanfaatkan Teknologi
  72. Modern.Cetakan ketiga. MandarMaju
  73. :Bandung
  74. Sedermayanti, (2008:43). Peranan Arsip.
  75. Sugiyono. 2013. Metode Penelitian Kuantitatif,
  76. Kualitatif , dan R&D. Bandung : Alfabeta
  77. Suharso, Putut, and Sarbini Sarbini. 2018. “Coastal Community Response to the Movement of Literacy: A Study on Literacy Culture in Demak Pesantren’s.” E3S Web of Conferences: SCiFiMaS 2018 47(7004): 1–6.
  78. Suharso, Putut, Bani Sudardi, Sahid Teguh Widodo, and Sri Kusumo. 2019. “The Role of The Library as a Public Space in Facilitating The Social Activities of Coastal Communities.” In 4th ICTRED 2018, IOP Conf. Series: Earth and Environmental Science, , 1–5.
  79. Suraja,Yohannes. 2004.Manajemen Kearsipan.
  80. Gramedia: Yogyakarta.
  81. Undang-Undang RI No. 43 Tahun 2009 tentang
  82. Kearsipan
  83. Wilensky,H.(1964), “The professionalization of
  84. everyone?”,American Journal of Sociology
  85. ,Vol.70No.2,pp.137-58
  86. Wisdom,Jennifer,and John WC reswell
  87. .2013.“Mixed Methods:Integrating
  88. Quantitative and Qualitative Data Collection
  89. and Analysis While Studying Patient-
  90. Centered Medical Home Models.”Rockville:
  91. Agencyfor Healthcare Research and Quality.
  92. Yusuf, Muri. 2014. Metode Penelitian Kuantitatif,
  93. Kualitatif dan penelitian Gabungan. Jakarta :
  94. Kencana
  95. Yusufhin, Fridinanti. (2017). Peranan IVAA
  96. (Indonesian Visual Art Archive) Dalam
  97. Pengembangan Seni di Yogyakarta
  98. Zurnoweski, Paul. 1974. Konsep Literasi Informasi