EVALUASI KUALITAS LAYANAN DI PERPUSTAKAAN KHUSUS PERWAKILAN BKKBN PROVINSI JAWA TENGAH DENGAN METODE LIBQUAL+™

*Kaesthi Wiraningtyas  -  Jurusan Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro, Indonesia
Sri Ati  -  Jurusan Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro, Indonesia
Published: 28 Jan 2017.
View
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: Articles
Language: ID
Statistics: 32 65
Abstract
[Judul: Evaluasi Kualitas Layanan di Perpustakaan Khusus Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Tengah dengan Metode LibQUAL+™]. Perpustakaan Khusus Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Tengah memiliki tiga pustakawan namun sepi pemustaka. Oleh karena itu perlu dikaji kualitas layanan yang diberikan perpustakaan untuk mengetahui bagaimana kualitas layanan perpustakaan. Tujuan penelitian untuk mengukur kualitas layanan di Perpustakaan Khusus Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Tengah dengan menggunakan empat dimensi pada LibQUAL+™ tahun 2002 yaitu kemampuan dan sikap pustakawan dalam melayani, fasilitas dan suasana ruang perpustakaan, petunjuk dan sarana akses, dan akses informasi. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan pendekatan survey. Teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling dengan 48 responden. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner. Menggunakan teknik analisis data deskriptif. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan kualitas layanan: Pertama pada dimensi kemampuan dan sikap pustakawan dalam melayani berdasarkan: 1. Berdasarkan analisis IPA masih terdapat kesenjangan dan untuk indikator keandalan perlu mendapatkan prioritas untuk ditingkatkan; 2. Berdasarkan indeks kinerja perpustakaan nilai tertinggi sebesar 42,6 (baik); 3. Berdasarkan indeks kepuasan pemustaka sebesar 82.92% (sangat puas). Kedua pada dimensi fasilitas dan suasana ruang perpustakaan:1. Berdasarkan analisis IPA masih terdapat kesenjangan dan pada indikator berbagai makna perlu mendapatkan prioritas untuk ditingkatkan; 2. Berdasarkan indeks kinerja perpustakaan nilai tertinggi sebesar 43,6 (baik); 3. Berdasarkan indeks kepuasan pemustaka sebesar 81,04% (sangat puas). Ketiga pada dimensi petunjuk dan sarana akses: 1. Berdasarkan analisis IPA masih terdapat kesenjangan dan untuk indikator peralatan yang modern dan kepercayaan diri tidak perlu mendapat perhatian yang berlebih; 2. Berdasarkan indeks kinerja perpustakaan nilai tertinggi sebesar 42,6 (baik); 3. Berdasarkan indeks kepuasan pemustaka sebesar 77,08% (puas). Keempat pada dimensi akses informasi: 1. Berdasarkan analisis IPA masih terdapat kesenjangan dan untuk indikator kecepatan waktu tidak perlu mendapat perhatian yang berlebih; 2. Berdasarkan indeks kinerja perpustakaan nilai tertinggi sebesar 41,4 (baik); 3. Berdasarkan indeks kepuasan pemustaka sebesar 79,06% (puas).
Keywords: Kualitas layanan, LibQUAL+™, Importance-Performance Analysis, Indeks Kinerja Perpustakaan, Indeks Kepuasan Pemustaka

Article Metrics: