Implementasi Sistem Administrasi Perkantoran dalam Pengelolaan Arsip Inaktif: Studi Kasus Penanganan Arsip Inaktif di Gedung Arsip PT. Pelindo III (Persero) Cabang Tanjung Emas Semarang

*Jauhar Ismail Ardha  -  Jurusan Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro, Indonesia
Amin Taufiq Kurniawan  -  Jurusan Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro, Indonesia
Published: 28 Jan 2017.
View
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: Articles
Language: ID
Statistics: 49 164
Abstract

Penelitian ini berjudul “Implementasi Sistem Administrasi Perkantoran dalam Pengelolaan Arsip Inaktif: Studi Kasus Penanganan Arsip Inaktif di Gedung Arsip PT. Pelindo III (Persero) Cabang Tanjung Emas Semarang”. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif. Teori diambil dari George C. Edward III mengenai Implementasi Kebijakan. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik purposive sampling. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu sumber data primer dan sekunder. Metode pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Adapun analisis data menggunakan analisis kualitatif. Analisis data kualitatif mencakup Reduksi data, Kategorisasi, dan Sintesisasi. Tujuan dari penelitian ini  mengetahui implementasi SAP tentang keterlambatan berita acara, kinerja arsiparis, dan sistem otomasi dalam pengelolaan arsip inaktif. Penelitian ini menunjukkan bahwa Berita Acara yang seharusnya ada sesuai dengan petunjuk pada buku panduan SAP terkadang masih mengalami keterlambatan, sehingga dalam pengelolaan arsip menjadi tidak sesuai dengan ketentuan SAP yang berlaku. Peran Arsiparis dalam pengelolaan arsip tidak efektif karena Sumber Daya Manusia yang terbatas, sehingga dalam melakukan kegiatan pengelolaan arsip menjadi terhambat dari waktu yang ditentukan. Sistem Otomasi masih mendukung dalam pengelolaan arsip di Gedung Arsip.

Keywords: Berita Acara, SAP, Peran Arsiparis, Sistem Otomasi

Article Metrics: