PEMANFAATAN SISTEM INFORMASI KEARSIPAN DALAM PENGELOLAAN ARSIP INAKTIF DI KEJAKSAAN TINGGI JAWA TENGAH

Afrizal Prasetyo Nur Muhammad, Alamsyah Alamsyah

Abstract


Penelitian ini berjudul “Pemanfaatan Sistem Informasi Kearsipan dalam Pengelolaan Arsip Inaktif di Kejaksaan
Tinggi Jawa Tengah”. Penelitian ini menggunakan teori Technology Acceptance Model (TAM). Tujuan penelitian
ini adalah untuk mengetahui pemanfaatan Sistem Informasi Kearsipan Inaktif berdasarkan dua persepsi teori TAM,
yaitu persepsi kemudahan penggunaan dan kebermanfaatan. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini
adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Informan dalam penelitian ini adalah petugas arsip di pusat arsip
yang memanfaatkan sistem informasi kearsipan dalam pengelolaan arsip inaktif. Metode pengumpulan data yang
dilakukan oleh peneliti yaitu melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan
bahwa penerimaan Sistem Informasi Kearsipan Inaktif Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah memenuhi dua persepsi
Technology Acceptance Model (TAM) yaitu persepsi kemudahan penggunaan dan persepsi kebermanfaatan. Sistem
Informasi Kearsipan Inaktif dimanfaatkan oleh petugas arsip untuk melakukan penomoran definitif, sebagai
pengganti jadwal retensi arsip untuk menentukan masa simpan arsip, sarana temu kembali arsip, dan sebagai
database arsip inaktif yang dimiliki. Sistem Informasi Kearsipan Inaktif menghasilkan sebuah produk berupa buku
daftar arsip inaktif yang digunakan untuk melakukan pencarian maupun pengelolaan arsip secara manual ketika
sistem informasi kearsipan tidak dapat digunakan.

Keywords


sistem informasi kearsipan; pengelolaan arsip inaktif; technology acceptance model

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.